Berita

Ilustrasi/Net

Presisi

Polisi Cari Pelaku Penusuk Sopir Bus Transjakarta di Ciracas

RABU, 23 NOVEMBER 2022 | 14:29 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Polsek Ciracas menyelidiki tewasnya seorang pengemudi Transjakarta bernama Randi Pramono (30) yang ditusuk hingga tewas di Jalan Raya Bogor KM 26 26 (depan kantor Direktorat Standarisasi dan Pengendalian Mutu), Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa malam (22/11) pukul 23.30 WIB.

Dalam keterangan tertulis Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono menjelaskan kronologis kejadian. Saat itu korban sedang berbicara dengan dua orang di lokasi kejadian.

Informasi tersebut berdasar pada keterangan saksi MA (34) dan RP (33) yang berada di sekitar lokasi. Para saksi melihat kedua orang tersebut berbicara, tetapi lama-lama korban dan dua orang tersebut terlihat adu mulut.


"Terjadi ribut antara mereka berdua dan sekira 10 menit saksi melihat ada 1 orang lagi datang ke TKP dan tak lama kemudian korban sudah tergeletak (dengan luka tusuk di dada sebelah kanan) dan di duga korban sudah meninggal dunia," kata Jupriono.

Para saksi pun langsung menghubungi pihak Kepolisian Polsek Ciracas Jaktim, dan mengamankan barang bukti milik korban berupa sepeda motor jenis / merk Honda Vario warna putih, nopol: B 3009 EFJ.

Di sisi lain, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta Anang Rizkani Noor mengatakan Randi Pramono merupakan sopir pada salah satu operator bus TransJakarta, yaitu Mayasari.

"Pasti TransJakarta menemui keluarga dan menyatakan dukacita," katanya kepada wartawan, Rabu (23/11).

PT Transjakarta kini masih menunggu perkembangan kasus ini dari kepolisian. Saat ditemukan pada Selasa malam (22/11), koban diketahui baru pulang bekerja.

Randi saat itu baru mengantarkan bus ke pool di Cijantung. Dia kemudian pulang ke arah Kranggan, Jatisampurna, Bekasi, dengan menggunakan motor.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya