Berita

Seorang muktamirin (penggembira) asal Medan, Iswar Iwan Angta/Net

Nusantara

Diduga Terkena Serangan Jantung, Penggembira Muktamar Muhammadiyah Meninggal Dunia di Solo

MINGGU, 20 NOVEMBER 2022 | 09:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kabar duka menyelemuti warga persyarikatan Muhammadiyah, di saat suasana euforia Muktamar Muhammadiyah ke-48 di Kota Solo, Jawa Tengah.

Seorang muktamirin (penggembira) asal Medan, Iswar Iwan Angta (64), dikabarkan meninggal dunia di Solo. Iwan merupakan penggembira Muktamar yang terdaftar dari Cabang Tanjung Sari, Medan.

Iswar yang adalah anggota Muhammadiyah Ranting Tanjung Sari Timur datang ke Solo bersama puluhan penggembira lain dengan menggunakan bus wisata.


Iswar yang ternyata memiliki bawaan penyakit jantung itu sempat terjatuh di kapal penyeberangan Bakahuni ke Merak. Oleh rombongan, Iwan tetap dibawa ke Solo. Di Solo tidak opname karena rencana akan dipulangkan ke Medan.

Menanggapi hal itu, Ketua PCM Tanjung Sari Muhammad Yusuf menjelaskan PCM Tanjung Sari sudah membelikan tiket untuk kembali ke Medan guna berobat di kampung halamannya. Namun, sebelum dipulangkan, Iwan berpulang ke rahmatullah sekitar pukul 02.20 dini hari, Minggu (20/11).

Muhammad Yusuf menyampaikan apresiasi kepada PP Muhammadiyah yang telah menjenguk almarhum Iswar ke lokasi pondokannya SMP Muhammmadiyah 1 Kertasura, Solo.

“Pak Marpuji Ali sudah takziah dan membantu proses pemulangannya,” kata Muhammad Yusuf seperti dikutip Suara Muhammadiyah, Minggu (20/11).

Selain PP Muhammadiyah, hadir pula Pimpinan Wilayah Sumatera Utara dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Medan.

Tak hanya itu, Ketua Panitia Muktamar Marpuji Ali pun menjenguk Ketua Cabang Muhammadiyah Kertasura, Solo. Rencananya, Ketua PP Muhammadiyah lainnya, Muhajir Effendi juga akan datang ke lokasi.

Saat ini sedang dilakukan proses persiapan untuk pemulangan jezanah Iswan Iwan Anggota ke Medan.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

RT/RW Didorong Jadi Garda Terdepan Pencegahan Narkoba

Senin, 06 Juli 2026 | 14:25

PKS Minta Kader di Daerah Dorong Perda Larang Kampanye LGBTQ

Senin, 06 Juli 2026 | 14:23

Bantah Isu PHK, Agrinas Palma Klaim Bakal Rekrut Lebih dari 20 Ribu Pekerja

Senin, 06 Juli 2026 | 14:13

Israel Berambisi Ciptakan Senjata Laser untuk Perang Antariksa

Senin, 06 Juli 2026 | 13:59

66 Negara Ini Melarang Homoseksual, Termasuk Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 13:57

Perpres soal LGBTQ Sejalan dengan Aspirasi Mayoritas Rakyat

Senin, 06 Juli 2026 | 13:51

Kubu Jokowi Nilai Praperadilan Kedua Roy Suryo Upaya Mengulur Persidangan

Senin, 06 Juli 2026 | 13:49

Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

Senin, 06 Juli 2026 | 13:40

Kudeta Halus terhadap Calon Presiden

Senin, 06 Juli 2026 | 13:36

Tersangka Pemberi Suap Bupati Langkat Masih di Rutan Polda Sumut, KPK Perkuat Bukti

Senin, 06 Juli 2026 | 13:27

Selengkapnya