Berita

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Ace Hasan Syadzily/Net

Politik

Ace Hasan: Aturan Pemilihan Rektor UIN Pernah Diusulkan untuk Direvisi Era Menag Luqman Hakim

RABU, 16 NOVEMBER 2022 | 13:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Cara pemilihan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) yang ditunjuk langsung oleh Menteri Agama (Menag) ditolak Pimpinan Komisi VIII DPR RI. Sebab, rektor bukanlah jabatan politis yang harus dipilih oleh pejabat politik.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily menegaskan, mekanisme serupa pernah dipertanyakan semasa Menag Lukman Hakim Saifudin masih menjabat pada 2014 lalu.
 
Sistem pemilihan rektor untuk Perguruan Tinggi di bawah lingkungan Kementerian Agama RI, kata Ace, yaitu UIN, IAIN, dan STAIN menggunakan Peraturan Menteri Agama Nomor 68.


"Aturan ini pernah kami pertanyakan dalam Rapat Kerja dengan Menteri Agama di era Pak Lukman Hakim Saifudin. Saya pernah menyampaikan agar aturan itu direvisi karena terkesan pemilihan itu sangat politis," kata Ace dalam keterangannya, Rabu (16/11).
 
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat itu tidak setuju proses pemilihan Rektor UIN dengan mekanisme penunjukan langsung oleh Menteri Agama setelah melalui proses seleksi 3 besar. Pasalnya, pemilihan rektor bukan jabatan politis yang harus dipilih oleh pejabat politik.
 
Ace juga heran dengan tahapan wawancara calon rektor UIN Jakarta yang dilakukan di Surabaya, Jawa Timur. Ia mempertanyakan mengapa proses wawancara itu tidak dilakukan di kampus UIN Jakarta atau kantor Kementerian Agama RI yang berlokasi di Jakarta.
 
Menurut Ace, lembaga pendidikan seperti kampus seharusnya dijauhkan dari kepentingan politik. Bahkan Ketua Umum Ikatan Alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menyebut yang paling mengetahui hal-hal strategis di kampus adalah pihak kampus itu sendiri.
 
"Kampus itu harus dijauhkan dari kepentingan politik. Pengelola kampus seperti rektor itu harus memiliki standar-standar akademis yang dapat dipertanggungjawabkan. Yang tahu kampus itu, ya orang kampus," terangnya.

"Apalagi UIN Jakarta yang memiliki banyak Gurubesar yang terhimpun dalam Senat UIN Jakarta," pungkasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya