Berita

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama Walikota Surabaya, Eri Cahyadi/RMOLJatim

Politik

Jadi Kandidat Pendamping Khofifah pada Pilgub Jatim 2024, Ini Jawaban Walikota Surabaya

SELASA, 15 NOVEMBER 2022 | 15:51 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, belum berani memberikan tanggapan yang tegas terkait isu bakal dipasngkan bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, pada Pilgub 2024 mendatang.

Padahal isu tersebut mencuat pascapertemuan antara Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bersama Gubernur Khofifah dan Eri Cahyadi di rumah dinas Walikota Surabaya, Jalan Sedap Malam pada Kamis (11/11) lalu.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya mengaku saat ini masih fokus memikirkan kepentingan warga Surabaya.


"Hidup saya sesuai izin Umi (Ibu) saya itu diberikan untuk warga Surabaya, dan hari ini saya belum berbuat banyak untuk warga Surabaya," kata Walikota Eri dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Selasa (15/11).

Menurut Eri, lantaran sejak resmi memimpin Kota Surabaya, dirinya belum melakukan apapun untuk kepentingan warga Surabaya.

"Satu tahun sejak 2021 Februari saya dilantik sampai 2022 saya tidak kerja apa-apa lho. Saya hanya kerja ngurusin Covid sama Vaksin. Maret 2022 saya baru kerja. Ngilangin banjir, padat karya, berarti apa ini saya masih belum melakukan apapun," paparnya.

Saat ditanya apakah apabila PDIP akan mengusung, ia bersedia maju Pilgub 2024 tanpa Khofifah? Lagi-lagi Eri enggan membahasnya. Ia masih tetap fokus untuk masyarakat Surabaya.

"Yang saya lakukan untuk warga Surabaya saja. Saya ya masih ada sampai 2024," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya