Berita

(Kiri ke kanan) Presiden PKS Ahmad Syaikhu, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Capres Nasdem Anies Baswedan, dan mantan ketum Golkar Jusuf Kalla/Net

Politik

Nasdem Jangan Khawatir, PKS dan Demokrat Tidak Akan ke Lain Hati

MINGGU, 13 NOVEMBER 2022 | 12:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Demokrat dan PKS akan komitmen berjalan bersama dengan Partai Nasdem dalam mengusung pencapresan Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang. Keduanya tidak mungkin berlabuh ke koalisi lain.

Pengamat politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengingatkan bahwa Demokrat dan PKS tidak mungkin berkoalisi dengan Gerindra karena ada luka lama pada 2019 lalu. Sementara dengan PKB, PKS tentu masih kecewa karena gagal bentuk koalisi Semut Merah.

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang di dalamnya ada Golkar, PPP, dan PAN tidak memiliki kedekatan yang baik dalam dua periode pemilu ini. Sedangkan dengan PDIP, baik PKS dan Demokrat sama-sama tidak pernah mesra.


"Demokrat dan PKS tampaknya tidak akan pindahkan lain hati. Dua partai itu tampaknya akan lebih nyaman bersama Nasdem daripada dengan partai koalisi lainnya, termasuk dengan PDIP,” kata Jamiluddin, Minggu (13/11).

Menurutnya, Nasdem tidak perlu khawatir dengan PKS dan Demokrat yang saat ini belum secara resmi gabung dalam koalisi perubahan. Sebab, kedua partai itu tidak akan ke mana-mana selama kesetaraan dan keadilan mereka peroleh.

"Hal itu kiranya yang perlu diperhatikan Nasdem dalam upayanya berkoalisi dengan Demokrat dan PKS agar Anies pasti dapat diusung menjadi capres,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya