Berita

Lokasi rumah dengan empat anggota keluarga ditemukan meninggal dunia/RMOL

Nusantara

Pemkot Jakbar Mulai Sisir Penyebab Kematian Satu Keluarga di Kalideres

SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 12:17 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Pemerintah Kota Jakarta Barat masih mencari tahu penyebab tewasnya satu keluarga yang tewas di Kalideres, Jakarta Barat.

Kini, Walikota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko telah berkoordinasi dengan Camat Kalideres Naman Setiawan untuk mencari tahu dengan melihat kembali rekam jejak kegiatan keluarga tersebut.

"Kita cari tahu dulu berdasarkan keterangan tetangga, Pak RT dan Pak RW bagaimana mereka semasa kehidupannya dalam memenuhi kebutuhannya,” kata Yani saat dikonfirmasi, Sabtu (12/11).


Yani meminta semua pihak jangan terlalu cepat menyimpulkan penyebab kematian yang diduga karena satu keluarga kelaparan.

Sebab, sejauh ini keterangan Camat Kalideres, Naman Setiawan mengatakan bahwa keluarga itu sempat membeli mobil (city car) dan peralatan rumah tangga tahun 2021.

Bisa dibilang, keluarga ini cukup mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Terlalu cepat menyimpulkan, saya masih harus berkoordinasi dengan berbagai pihak,” kata Yani.

Yani juga meminta semua pihak menunggu motif lengkap dari Kepolisian. Meski telah mengantongi hasil autopsi.

Seperti diketahui, warga Jalan Taman Asri 3, RT 7/ RW 15, Citra Garden 1 Exit dibuat geger dengan temuan empat mayat dalam satu rumah pada Kamis (10/11) malam.

Asal mula pengungkapan saat Ketua RT setempat Asiung mencium bau busuk dari dalam rumah RD. Saat dibuka bersama dengan petugas kepolisian, rupanya RD, RN, DF, dan DG sudah meninggal dunia.

Dua jenazah pria dan wanita ini berada di tergeletak di ruang tamu dan kamar tengah. Lambung korban pun kosong saat diperiksa oleh tim kedokteran polisi.

Guna mendapat informasi lebih mendalam terkait penyebab kematian empat anggota keluarga, kini ke empat jenazah dibawa ke RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur serta memeriksa beberapa saksi.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya