Berita

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir (kiri) dalam prosesi Sidang Isbat Nikah Terpadu di Kantor KUA Cimanggun, Sumedang, Jawa Barat/Net

Nusantara

101 Pasangan di Sumedang Ikut Sidang Isbat Nikah

SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 11:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sebanyak 101 pasangan mengikuti Sidang Isbat Nikah Terpadu di Kantor KUA Kecamatan Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat, Jumat (11/11).

Dalam sidang tersebut, mereka mencatatkan pernikahannya sesuai aturan hukum negara, mengingat sebelumnya ratusan pasangan tersebut belum memiliki dokumen pernikahan yang sah secara hukum.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir yang hadir meninjau langsung ke lokasi mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan atas kerja sama antara Pengadilan Agama, Kementerian Agama, dan Pemda Sumedang tersebut merupakan sebuah ikhtiar pemerintah untuk melindungi dan melayani warganya.


"Warga yang sudah menikah dipastikan tercatat di negara sehingga memiliki legalitas yakni surat nikah. Sekarang kami berikan itu gratis. Tidak hanya surat nikah, namun berikut kelengkapan dokumen kependudukannya, ada Akte dan Kartu Keluarga," kata Dony diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (12/11).

Menurut Bupati, dengan adanya kelengkapan dokumen tersebut, maka masyarakat akan dengan mudah menjalankan aktivitasnya.

"Beberapa aktivitas biasanya memerlukan keterangan buku nikah. Dan sekarang 100 pasangan lebih di Kecamatan Cimanggung. Namun ini pun masih ada yang mengantre," ungkapnya.

Bupati menyebutkan, dengan program tersebut, warga yang kurang mampu bisa mengikuti Sidang Isbat dan memiliki dokumen resmi pernikahan.

"Karena ini digratiskan dan hanya 10 menit, dengan menghadirkan pasangan pengantin. Selain itu, disertakan hakim dan saksi dan kelengkapan persidangan," ujar Bupati.

Sementara itu, Enang (57) salah satu peserta Sidang Isbat mengaku lega dengan adanya program tersebut.

"Saya senang karena sekarang ada Sidang Isbat Nikah Gratis. Ini bukan hanya untuk kepentingan saya pribadi, namun juga untuk kepentingan anak-anak di rumah. Dulu saya sempat punya Surat Nikah, namun hilang terbawa banjir," ungkapnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya