Berita

PKS, Demokrat, Nasdem/Repro

Politik

PDIP Duga "Burung Hantu" Berasal dari Dalam Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS

SABTU, 12 NOVEMBER 2022 | 08:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Koalisi Nasdem, Demokrat, dan PKS yang hingga kini belum dideklarasikan disinyalir bisa bubar oleh adanya "burung hantu".

Dikatakan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, hanya "burung hantu" yang bisa memecah koalisi Demokrat, Nasdem, dan PKS. Namun demikian, Andi Arief tak menyebutkan cecara gamblang siapa yang dimaksud burung hantu itu.

Merespons hal itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto justru menilai burung hantu yang dimaksud ada di koalisi tiga partai itu sendiri yang disebut sebagai koalisi perubahan.


"Burung hantunya jangan-jangan mereka juga," kata Hasto di Surabaya, Kamis (10/11).

Bagi PDIP, isu-isu tersebut bukan menjadi urusan PDIP. PDIP sendiri saat ini memang belum mendeklarasikan sosok capres 2024. Hal itu berbeda dengan Nasdem yang sudah mengusung Anies Baswedan sebagai bacapres 2024.

“Loh yang koalisi kan mereka," tutup Hasto.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya