Berita

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat tetapkan penganiaya driver ojek online di Taman Sari sebagai tersangka/Net

Presisi

Penganiaya Driver Ojek Online di Taman Sari Jakarta Barat Ditetapkan Sebagai Tersangka

JUMAT, 11 NOVEMBER 2022 | 08:14 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat menetapkan KDF (48) sebagai tersangka kasus penganiayaan driver ojek online bernama Hendri di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat, Rabu malam (9/11).

"Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 351 Kuhpidana tentang penganiayaan," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Moch Taufik Iksan saat dikonfirmasi, Jumat (11/11).

Penetapan tersangka, lanjut Taufik, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan penyidik.


Motif pelaku menganiaya korban lantaran kesal dirinya hampir ditabrak oleh pengemudi ojol ketika hendak menyeberang.

"Ya dia (pelaku) mau nyeberang terus motornya kayak mau hampir kena. Akhirnya selisih paham. Korban itu menurut dia kayak ngedumel atau gimana, pelaku mungkin ngerasa diledek atau gimana. Akhirnya dipukul," kata Taufik

Sementara korban, kata Taufik, tidak melakukan perlawanan sama sekali. Namun, korban langsung memanggil rekan-rekan ojol lainnya untuk mengampiri pelaku yang lari ke Hotel Sumi, Tamansari.

"Dipastikan pelaku bukan tamu hotel hanya melarikan diri ke hotel tersebut," tuturnya.

Akibat kejadian itu, KDF dijerat dengan pasal 351 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana penganiayaan.

Seperti diketahui sebelumnya, gerombolan ojol menggeruduk salah satu hotel di Jalan Raya Mangga Besar, Taman Sari, Jakarta Barat pada Rabu (9/11) pukul 20.38 WIB.

Usut punya usut, para rombongan driver ojol hendak mencari pelaku penganiayaan yang menyebabkan rekan sepekerjaan bernama Hendri terluka.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya