Berita

Sekjen PAN Eddy Soeparno/Net

Politik

Eddy Soeparno Jelaskan Soal Hadirnya Erick Thohir di Setiap Acara PAN

RABU, 09 NOVEMBER 2022 | 23:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Menteri BUMN Erick Thohir kerap hadir dalam acara Partai Amanat Nasional (PAN), meski dirinya bukanlah menjadi kader partai berlambang matahari itu.

Terbaru, Erick terlihat hadir dalam gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perempuan Amanat Nasional (Puan) di kantor DPP PAN, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (9/11).

Terkait hal ini, Sekjen PAN, Eddy Soeparno menjelaskan bahwa kehadiran Erick dalam acara PAN lantaran adanya hubungan baik yang telah terjalin selama ini.


"Pak Erick sudah sering menyambangi kegiatan-kegiatan, mulai dari kegiatan-kegiatan peresmian kantor terus kemudian kegiatan pra rakernas, pencalegaan PAN. Dia hadir terus jadi itu dikatakan Pak Erick sudah cukup dekat menjadi bagian dari keluarga besar Partai Amanat Nasional. Jadi kehadiran beliau di sini ya tentu suatu hal yang sangat alamiah," kata Eddy di kantor DPP PAN, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu.

Selain faktor kedekatan emosional, Eddy juga menyebut nama Erick Thohir juga muncul dalam 9 nama calon pemimpin nasional buah dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Amanat Nasional (PAN) 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu 27 Agustus 2022 bulan lalu.

"Ditambah lagi Pak Erick Thohir merupakan satu diantara 9 tokoh yang memang diajukan di dalam Rakernas PAN sebagai calon pemimpin nasional 2024," kata Eddy.

Dari sembilan nama yang ada, Eddy juga menampik dugaan bila partai PAN selalu mengedepankan ke Erick Thohir dalam setiap acara.

Menurut Eddy, siapa saja bisa menghadiri acara PAN. Sebaliknya, PAN pun siap menyambut delapan tokoh calon pemimpin nasional di 2024 yang muncul dari Rakernas PAN.

"Kembali lagi, semakin banyak teman-teman, terutama para calon pemimpin nasional hadir di tempat-tempat kegiatan PAN tentu kita akan sambut dengan baik dan kita akan mendekatkan diri. Mereka datang kita makin dekat lagi jadi kita juga membuka diri dengan senang hati," kata Eddy.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya