Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa saat mengecek kesiapan personel pengamanan KTT G20 di Bali/Ist

Presisi

Seluruh Pergerakan KTT G20 Dipastikan Terpantau di Lapangan Maupun Command Center

SENIN, 07 NOVEMBER 2022 | 22:37 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar apel gelar pasukan Operasi Puri Agung 2022 dalam rangka pengamanan puncak forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 15-16 November mendatang.

Kapolri memastikan bahwa pergerakan semua delegasi, tamu VVIP dan VIP dari mulai kedatangan di bandara, pergerakannya dari lokasi acara dan venue yang telah ditentukan terpantau baik di lapangan secara langsung maupun melalui command center, yang sudah terintegrasi melalui kamera CCTV yang dilengkapi dengan pemindai wajah atau face recogniton.

“Sehingga titik-titik dari perjalanan itu bisa kita ikuti dari CCTV, kemudian GPS yang ada, sehingga ketika terjadi permasalahan kita sudah persiapkan rute-rute alternatif, jadi ini sudah kita persiapkan semua. Sehingga harapan kita seluruh rangkaian yang terkait dengan pergerakan dari satu titik ke titik lain berjalan aman dan lancar, karena semuanya kita ikuti baik secara langsung di lapangan maupun IT yang kita miliki,” kata Kapolri di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (7/11).


Nantinya, kata Kapolri, terdapat personel kepolisian yang akan ditugaskan pada ring 1 pengamanan untuk melakukan pengawalan VVIP.

Lebih jauh, Kapolri mengatakan bahwa dalam upaya memastikan keamanan seluruh rangkaian KTT G20, Polri dalam hal ini Detasemen Khusus (Densus) 88 sudah menggelar operasi intelijen. Personel Densus juga, kata Kapolri mengawasi ketat hal-hal yang menjadi potensi ancaman, utamanya yang terkait dengan teror. Meskipun sebelumnya telah dilakukan sejumlah operasi penangkapan terhadap pelaku tindak pidana terorisme.

Kapolri menyampaikan kamera CCTV yang dilengkapi pemindai wajah juga sudah ditempatkan di titik-titik penyeberangan seperti bandara maupun pelabuhan yang sudah terintegrasi di command center.

“Sehingga kemudian apabila ada target yang memang menjadi catatan yang lewat tentunya kita akan mengambil langkah-langkah, karena memang semuanya sudah kita integrasikan, sehingga kemudian DPO-DPO kemudian target-target khusus itu kita awasi,” ungkap dia.

Terkait dengan masih terdapat aksi unjuk rasa, Kapolri mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan tempat untuk menyalurkan aspirasi. Namun orang nomor satu di kepolisian ini meminta agar penyampaian aspirasi tetap berjalan tertib.

“Di lapangan ini sudah disiapkan khusus bagi masyarakat, bagi saudara-saudara yang akan menyampaikan aspirasi, tempatnya kita siapkan, namun harapan kita tentunya semuanya bisa berjalan dengan tertib. Dan hal-hal tersebut kita sudah persiapkan dengan baik, sehingga seluruh rangkaian KTT G20 bisa berjalan dengan lancar,” demikian Kapolri.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya