Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi: Bonus Demografi Bukan Beban Melainkan Kekuatan

SABTU, 05 NOVEMBER 2022 | 20:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bonus demografi yang akan didapat oleh Indonesia diharapkan menjadi modal utama pembangunan, dan harus dioptimalkan sebagai suatu kekuatan, bukan menjadi beban.  

Adapun bonus demografi ialah suatu keadaan ketika jumlah penduduk yang masuk ke dalam usia produktif lebih banyak dibandingkan yang tidak produktif.

"Selamat pagi. Bonus demografi bukanlah beban, melainkan sebuah kekuatan," tulis narasi dalam unggahan Presiden Joko Widodo di akun Instagram pribadinya, Sabtu (5/11).


Oleh karena itu, Jokowi meminta agar bonus demografi menjadi kekuatan utama penggerak pembangunan Indonesia maju. Menurutnya, dominasi anak muda usia produktif dan daya beli masyarakat yang meningkat adalah kekuatan utama bergeraknya ekonomi nasional.

"Jumlah penduduk yang sangat besar dan didominasi oleh anak-anak muda produktif serta daya beli masyarakat yang terus meningkat, akan menjadi motor penggerak ekonomi nasional kita dalam menghadapi kompetisi global," tutur Jokowi.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar generasi muda dapat berkontribusi besar dalam pembangunan Indonesia. Menurut dia, pada 2030 Indonesia memasuki puncak bonus demografi.

"Indonesia akan memasuki puncak bonus demografi pada tahun 2030 mendatang. Hal tersebut harus kita optimalkan sehingga generasi muda bisa berkontribusi lebih besar bagi pembangunan Tanah Air," kata Jokowi dalam tayangan video pada peluncuran gerakan Demi Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya