Berita

Bawaslu saat meluncurkan SiGapLapor/Net

Politik

Permudah Penanganan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Luncurkan Aplikasi SiGapLapor

SELASA, 01 NOVEMBER 2022 | 09:25 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penanganan pelanggaran pemilu dikembangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI dengan membuat satu aplikasi bernama SiGapLapor.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menjelaskan, aplikasi SiGapLapor sudah dibangun sejak kepemimpinan Bawaslu RI periode 2017-2022.

"SiGapLapor ini sebenarnya sudah direncanakan pada periode 2019 yang lalu," ujar Bagja dalam acara peluncuran di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Senin malam (31/10).


Namun, dijelaskan Rahmat Bagja, aplikasi SiGapLapor ini akhirnya bisa diselesaikan di bawah kepemimpinannya, khususnya ketika Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran diemban Puadi yang kini juga menjabat sebagai Anggota Bawaslu RI periode 2022-2027.

"Jadi kita harus buat sistem penanganan yang lebih baik lagi daripada yang ada," sambungnya menegaskan.

Lebih lanjut, Bagja memastikan kehadiran aplikasi SiGapLapor bisa memberikan kemudahan dalam penanganan peerkara pelanggaran pemilu nanti.

Salah satu bentuk kemudahan yang diberikan kepada masyarakat adalah menyerahkan laporan.

"Kami berharap SiGapLapor ini mampu memberikan jawaban atas kebutuhan masyarakat akan layanan cepat, mudah diakses oleh partai politik, terkhusus para pemantau, dan juga masyarakat dalam penanganan pelanggaran," urainya.

"Beberapa keunggulannya dari SiGapLapor ini dari segi penyampaian laporan secara cepat, kemudahan akses informasi dan proses penanganan pelanggaran, digitalisasi dokumen pra pelanggaran dan rekap data penanganan pelanggaran," demikian Bagja menambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya