Berita

Sekretaris DPW Nasdem Sumsel, Syamsul Bahri/RMOLSumsel

Politik

Enggan Memecat, Nasdem Sumsel Tak Akan Halangi Kader yang Ingin Mundur

SENIN, 31 OKTOBER 2022 | 18:15 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Isu banyaknya pengurus DPC Partai Nasdem Kota Palembang yang ingin mengundurkan diri usai peralihan kendali oleh Fitrianti Agustinda atau yang akrab disapa Finda ditanggapi dingin oleh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Nasdem Sumsel. Sekaligus memastikan tak akan menghalang-halangi pengurus yang ingin mengundurkan diri.

"Kalau memecat kita tidak mau, tapi kalau ia berkeinginan mundur silakan saja, tentu ada mekanisme yang kita proses dan kita akan siapkan penggantinya," kata Sekretaris DPW Nasdem Sumsel, Syamsul Bahri, di sela-sela Pelantikan DPW Garpu (Gerakan Restorasi Pedagang UMKM) Sumsel di Sekretariat DPW Nasdem Sumsel, Minggu (30/10).

Menurut Syamsul, saat ini partainya memiliki banyak kader yang siap berjuang untuk membesarkan Partai Nasdem di Sumsel. Termasuk di Kota Palembang dalam menyambut Pemilu 2024.


"Ibaratnya, patah tumbuh hilang berganti. Jadi masih banyak kader-kader kita yang potensial untuk duduk di kepengurusan partai. Apalagi slogan Nasdem partai ku, presiden Anies Baswedan. Hal itu membangkitkan keinginan kuat dari kader dan semangat Ketua DPW," ucapnya.

Anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini juga menepis kabar ada banyak kader yang mundur pasca kepengurusan Finda dilantik. Menurutnya, dari kepengurusan yang ada hanya segelintir orang yang ingin mengundurkan diri.

"Baru satu secara logikanya yang mundur, yaitu Bendum (Bendahara DPD) tapi belum ada resminya, nanti kita minta klarifikasi DPD Palembang. Yang pasti kalau untuk kader, banyak yang siap (pengganti)," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya