Berita

Anggota komisi III DPR RI Didik Mukrianto/Net

Politik

Didik Mukrianto: Jika Perbaikan Tidak Dilakukan Cepat, Bisa Membahayakan Polri

SABTU, 29 OKTOBER 2022 | 05:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Beberapa persoalan yang mendera kepolisian belakangan ini memang menjadi keprihatinan yang cukup mendalam. Bukan hanya bagi purnawirawan Polri, tapi juga masyarakat.

Anggota Komisi III DPR RI Didik Mukrianto menilai, sejumlah rangkaian peristiwa yang terjadi pada Polri bisa merusak kepercayaan publik. Bahkan bisa melemahkan kinerja Korps Bhayangkara, jika tidak segera dilakukan pembenahan dan perbaikan.

Daya rusaknya, terang Didik, tidak hanya mengoyak soliditas anggota dan pimpinan Polri, tapi juga bagi publik lantaran keadilan yang terusik.


“Jangan sampai sejumlah peristiwa beruntun belakangan ini bisa berujung diragukannya profesionalitas dan imparsialitas Polri. Jika tidak segera dilakukan pembenahan dan perbaikan secara cepat, sistematis, terintegrasi dan berksesinambungan, maka akan menimbulkan damage kelembagaan yang bisa membahayakan Polri,” kata Didik kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/10).

Polri, menurut Didik, perlu mendalami lebih jauh persoalan akut dan fundamental yang ada. Segera mencari jalan keluarnya. Jika ini sudah menyangkut kultur yang salah, maka perlu extra effort dan keberanian untuk membenahi. Juga perlu support dari internal aktif, purnawirawan maupun masyarakat.

“Harapan saya, hadirnya mantan Kapolri kemarin bisa memberikan saran dan masukan yang komprehensif kepada Kapolri. Dan yang juga tidak kalah penting bisa memberikan dukungan untuk melakukan perubahan dan perbaikan di tubuh Polri,” ujar dia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya