Berita

Ketum PKB, Muhaimin Iskandar, melakukan safari ke berbagai pesantren dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2022/Ist

Politik

Santri Butuh Dukungan Pemerintah, Cak Imin: Mereka Masa Depan Kita

SABTU, 15 OKTOBER 2022 | 23:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hari Santri Nasional yang jatuh setiap 22 Oktober merupakan momentum tepat untuk menumbuhkembangkan semangat santri dalam mewarnai kehidupan berbangsa dan bernegara di berbagai bidang.

Demikian disampaikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, saat menggelar safari dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional (HSN) 2022.

Safari diawali Cak Imin yang juga Panglima Santri Nusantara ini dari salah satu pondok pesantren tertua di Pandeglang, Banten, yaitu Pondok Pesantren Mathlaul Anwar Linahdlatil Ulama (Malnu) Menes, Pandeglang, Sabtu (15/10).


"HSN 22 Oktober adalah semangat dari pesantren dan santri yang hari ini jumlahnya tidak kurang dari 5 juta santri di 28 ribu pesantren. Mereka ini adalah masa depan kita," kata Cak Imin dalam keterangannya, Sabtu (15/10).  

"Mereka harus terus mendapatkan dukungan dan dorongan dan fasilitas dari pemerintah, dari negara, dari APBN," imbuhnya.

Tak hanya bagi para santri, cicit salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Bisri Syansuri, ini menyatakan bahwa alumni pesantren juga punya potensi besar sehingga perlu mendapat perhatian dari negara, sebab mereka adalah energi bangsa.

Cak Imin juga menyampaikan dua pesan terkait peringatan HSN 2022. Pertama, Indonesia punya potensi bonus demografi yang sangat besar. Sehingga kaum muda merupakan kekuatan yang punya potensi besar di berbagai bidang.

"Dan santri juga pesantren selain berperan di pendidikan, juga menjadi kekuatan ekonomi sektor informal, ekonomi menengah di setiap pesantren," tuturnya.

Atas dasar itu, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra ini menyebut HSN harus dijadikan momentum agar para santri tidak hanya menguasai satu disiplin ilmu seperti agama, tapi juga teknik, kedokteran, dan semua profesi lainnya.

"Kedua, kita semua harus menitipkan masa depan bangsa ini kepada keluarga besar pesantren yang di dalamnya ada pengikutnya, ada masyarakat di sekitarnya," terangnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar (BP) Malnu Pusat Menes, KH Tubagus Hamdi Maani, mengaku bangga sekaligus bersyukur pesantrennya menjadi titik awal safari Cak Imin. Kebanggaan tersebut juga dirasakan oleh ribuan santri Malnu yang turut hadir di kesempatan tersebut.

"Saking cintanya kepada Gus Muhaimin saya berdiri dan bicara atas nama shohibul bait selamat datang kepada bapak ibu semuanya di Malnu, semoga apa yang kita harapkan diijabah Allah," kata Kiai Hamdi.

Kiai Hamdi berujar, pesantren dan santri ownernya Republik. Menurutnya Indonesia tidak mungkin bisa berdiri tegak hingga saat ini tanpa santri dan ulama.

"Maka wahai para santri, jangan berkecil hati anda semua, sekarang santri besok anda bisa jadi anggota DPR, tapi anggota DPR yang peduli pesantren," demikian Kiai Hamdi.

Safari Cak Imin akan diselenggarakan hingga puncak peringatan HSN 2022 pada 22 Oktober mendatang. Setelah dari Malnu, Cak Imin yang didampingi elite PKB serta anggota DPR RI Fraksi PKB akan melanjutkan safari ke Tangerang, Bogor, Kebumen, dan Surabaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya