Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Kasetpres Heru Budi Hartono/RMOL

Politik

Belum Dilantik, Heru Budi Sudah Berani Janji Bereskan Macet dan Banjir Jakarta

KAMIS, 13 OKTOBER 2022 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Janji politik disampaikan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pilihan Presiden Joko Widodo, ialah Heru Budi Hartono.

Meski belum dilantik, Heru berjanji akan melanjutkan program-program yang telah dilakukan Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta periode 2017/2022.

Dia menyebutkan, ada 3 program pokok Anies yang akan dilanjutkan hingga Kota Jakarta memiliki Gubernur definitif hasil Pilkada Serentak 2024.


"(Pertama) terkait dengan kemacetan lalu lintas sebenarnya DKI itu sudah memiliki blueprint yang bagus mulai dari Pak Wiyogo, dilanjutkan Pak Fauzi Bowo, dilanjutkan sampai dengan gubernur sekarang. Tentunya program itu kita lanjutkan," ujar Heru dalam keterangan tertulis yang dilansir laman setkab.go.id dikutip Kamis (13/10).

Heru juga akan melanjutkan program perluasan jalur Mass Rapid Transit (MRT).

"Terkait dengan lainnya, lalu lintas tentunya transportasi terpadu seperti MRT harus dilanjutkan, bukan hanya dari Lebak Bulus sampai Kota, tetapi ada dari Pulogadung sampai ke Dukuh Atas," katanya.

Untuk satu program pokok lainnya yang juga akan difokuskan Heru adalah penanggulangan banjir. Di mana, rencananya dia akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Semua program gubernur itu mungkin cukup baik tinggal nanti volumenya atau penempatannya kita lihat dan yang memprogramkan itu kan dinas-dinas yang sudah berpengalaman," tandas Heru.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya