Berita

Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto/Net

Politik

Investor IKN Diimingi HGB 160 Tahun, Tanda Megaproyek Jokowi Berpotensi Mangkrak?

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 20:45 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Iming-iming insentif perizinan hak guna bangunan (HGB) selama 160 tahun bagi investor Ibukota Nusantara (IKN) yang disampaikan Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto dipertanyakan.

Salah satunya disampaikan peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Nailul Huda, saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/10).

Dia memandang, iming-iming yang diwacanakan pemerintah salah satu tanda pemerintah sudah frustasi karena tidak ada investor yang tertarik dengan megaproyek IKN yang digagas Jokowi ini.


"Nampaknya investor sudah mulai ragu akan keberhasilan dari proyek IKN ini. Makanya banyak yang mundur kan?" ujar Huda.

Dari gelagat pemerintah yang mengemuka soal insentif HGB 160 tahun ini, Huda memprediksi ada potensi proyek strategis nasional ini tidak akan selesai.

"Sangat potensial untuk mangkrak. Dari awal pun saya sudah sampaikan kalo potensi mangkraknya besar karena memang biaya tinggi dan ekonomi global tengah tidak pasti," tuturnya.

"Investasi sekarang cost-nya tinggi karena suku bunga acuan bank sentral negara-negara lain meningkat. Dengan risiko politik dan ekonomi yang tinggi saya rasa susah bagi masyarakat Indonesia untuk melihat IKN Baru," demikian Huda.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Pengamat Ingatkan AI hanya Alat Bantu, Bukan Pengganti Manusia

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Menelusuri Asal Usul Ngabuburit

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:15

Din Syamsuddin: Board of Peace Trump Bentuk Nekolim Baru

Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:01

Sambut Tahun Kuda Api, Ini Jadwal Libur Imlek 2026 untuk Rencanakan Kumpul Keluarga

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:52

Cadangan Devisa RI Menciut Jadi Rp2.605 Triliun di Awal 2026

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:47

Analisis Kebijakan MBG: Antara Tanggung Jawab Sosial dan Mitigasi Risiko Ekonomi

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:41

ISIS Mengaku Dalang Bom Masjid Islamabad

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:31

Dolar AS Melemah, Yen dan Pound Terdampak Ketidakpastian Global

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:16

Golkar: Indonesia Bergabung ke Dewan Perdamaian Gaza Wujud Politik Luar Negeri Bebas Aktif

Sabtu, 07 Februari 2026 | 09:01

Wall Street Perkasa di Akhir Pekan, Dow Jones Tembus 50.000

Sabtu, 07 Februari 2026 | 08:52

Selengkapnya