Berita

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira/Ist

Politik

Inflasi Dinilai Jokowi Masih Aman, Ekonom Ingatkan Ancaman Ekonomi Global dan Krisis Pangan

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 18:06 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Angka inflasi Indonesia pada Kuartal II-2022 yang diklaim Presiden Joko Widodo terjaga aman harus diimbangi dengan pertimbangan kondisi dan situasi ekonomi global saat ini.

"Inflasi secara global cukup serius terutama krisis energi jelang musim dingin di zona eropa dan AS bisa sebabkan lonjakan harga minyak mentah," ujar Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (11/10).

Selain ancaman inflasi global yang disebabkan krisis energi, pemerintah mesti melihat potensi krisis pangan di tengah perubahan iklim yang kini tengah dirasakan juga di Indonesia.


"Soal pangan, karena harga gas masih naik maka bahan baku pupuk ikut alami penyesuaian. Biaya input pertanian ini cukup riskan," urainya.

Faktor lain yang dapat mempengaruhi inflasi, lanjut Bhima, adalah pelemahan kurs rupiah yang menyebabkan imported inflation pangan impor.

"Berikutnya ketidakpastian cuaca menimbulkan gejolak harga pangan terutama di perkotaan. Kita ambil contoh musim hujan, banjir bisa ganggu kelancaran distribusi pangan," katanya.

Oleh karena itu, Bhima mengingatkan pemerintah agar membuat strategi yang pas untuk mengendalikan inflasi di dalam negeri.

"Kunci pengendalian inflasi adalah bauran aksi pemerintah pusat dan daerah," demikian Bhima.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya