Berita

Ketua KPU Provinsi Sumsel Amrah Muslimin/Ist

Politik

Jumlah Pemilih Menyusut Drastis, Begini Penjelasan KPU Sumsel

SELASA, 11 OKTOBER 2022 | 13:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kurang dari 2 tahun menuju Pemilihan Umum 2024, angka Daftar Pemilihan Berkelanjutan (DBP) di Sumatera Selatan berkurang drastis. Penurunannya mencapai 458.831 pemilih.

Sebelumnya, angka jumlah pemilih mencapai 5.855.515. Nah, per September 2022,  menjadi 5.396.684 pemilih.

Ketua KPU Provinsi Sumsel Amrah Muslimin mengatakan, adanya penyusutan pemilih di Sumsel itu diketahui setelah dilakukan pembersihan data pemilih oleh KPU Kabupaten/ Kota se-Sumsel.


"Kita melakukan pembersihan secara detail dalam rangka pemuktahiran data pemilih, oleh KPU kabupaten/kota sudah membersihkan ratusan ribu pemilih ganda, anomali NIK, dan NKK ganda kita keluarkan dari data pemilih," kata Amrah, dikutip Kantor Berita RMOLSumsel, Selasa  (11/10).

Menurutnya, pembersihan data pemilih yang tidak valid itu, berimbas pada jumlah data pemilih yang terdaftar saat ini.

Dengan hasil penyisiran data ini nantinya dilanjutkan tahapan pemuktahiran data pemilih setelah penyerahan DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dengan disinkronkan DPB.

"Daftar pemilih terus diperbaiki melalui DPB kemudian disandingkan atau digabung DP4, apabila ini banyak masalah akan semakin menumpuk permasalahan. Jadi syaratnya rumah DPT ini harus bersih pemilihnya, ketika disandingkan dengan rumahnya DP4 harus klop yang sama, nanti ketemu yang enggak sama yang belum terdaftar di DPT dari  DP4 ini dia langsung masuk tidak lagi jadi ganda," paparnya.

Nantinya diharapkan, saat pemilihan baik Pileg, Pilpres, dan Pilkada 2024, masalah soal Daftar Pemilih Tetap (DPT) sudah klir.

"Selama ini Sumsel masuk lima besar bermasalah terkait DPT, baik tahun 2013 dan 2018 selalu jadi sorotan, dan perlahan kita sisir dari awal tahun lalu. Pemilih potensial ini mulai usia 17 tahun, meninggal, sudah dicoret oleh data. Termasuk mantan anggota TNI/Polri juga nanti ketemu dengan sistem Sidalih," jelasnya.

Selain itu pencoretan pemilih itu sebagian besar karena ganda dan di daerah yang pemilihnya besar, seperti di Kota Palembang 1 NIK terdata hingga 900 pemilih yang ada, meski nama dan orangnya berbeda-beda.

Meski ada penyusutan, ia memprediksi pemilih di Sumsel, tidak akan jauh seperti Pemilu 2019 lalu dengan kisaran pemilih sekitar 5,8 juta orang.

"Kalau perkiraan sekitar 5,8 juta tidak sampai 6 jutaan pemilih," tandas dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

War Tiket Haji Untungkan Orang Kaya

Minggu, 12 April 2026 | 04:17

Paradoks Penegakan Hukum

Minggu, 12 April 2026 | 04:12

BPKH Pastikan Dana Haji Aman di Tengah Dinamika Global

Minggu, 12 April 2026 | 04:00

Kunjungi Rusia Jadi Sinyal RI Tak Mutlak Ikuti Garis Barat

Minggu, 12 April 2026 | 03:40

Anak Usaha BRI Respons Persaingan Bisnis Outsourching

Minggu, 12 April 2026 | 03:16

Ibadah Haji Bukan Nonton Konser!

Minggu, 12 April 2026 | 03:10

Lebaran Betawi Bukan Sekadar Seremoni Pasca-Idulfitri

Minggu, 12 April 2026 | 02:41

Wapres AS Tatap Muka Langsung dengan Delegasi Iran di Islamabad

Minggu, 12 April 2026 | 02:03

Petugas Terlibat Peredaran Narkoba di Rutan Bakal Dipecat

Minggu, 12 April 2026 | 02:00

Andre Rosiade: IKM akan Menjadi Mitra Konstruktif Pemda

Minggu, 12 April 2026 | 01:46

Selengkapnya