Berita

Emmanuel Macron di pertemuan puncak Komunitas Politik Eropa (EPC) Praha/Net

Dunia

Bantu Kalahkan Rusia, Prancis Siapkan Dana Rp 1,48 Triliun untuk Ukraina

SABTU, 08 OKTOBER 2022 | 10:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ukraina kembali mendapatkan suntikan bantuan persenjataan bernilai jutaan euro dari negara Eropa untuk membantu mereka mengalahkan Rusia.

Diumumkan Presiden Emmanuel Macron, Jumat (7/10), Prancis berkomitmen untuk menyediakan dana awal senilai 100 juta euro (setara 1,48 triliun rupiah) bagi Ukraina, untuk langsung membeli senjata dan peralatan lain yang dibutuhkan dalam perangnya.

"Kami menyiapkan dana khusus ini yang awalnya bernilai 100 juta euro untuk memungkinkan akuisisi peralatan yang telah kami kirimkan dan bahwa kami akan terus melakukannya,"  kata Macron setelah pertemuan puncak Komunitas Politik Eropa (EPC) di Praha, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (8/10).


Dia menambahkan bahwa Prancis saat ini juga sedang melakukan diskusi, terutama dengan Denmark , untuk mengirimkan meriam yang dipasang di truk CAESAR yang lebih akurat ke Ukraina, di atas 18 yang telah diberikan Prancis.

"Prancis telah memberikan dukungan militer ke Ukraina sejak hari pertama, dengan sistem anti-tank dan anti-pesawat individu," kata Macron.

Dana bantuan terbaru akan secara signifikan meningkatkan dukungan militer yang ditunjukkan Prancis kepada Ukraina, dari 233 juta euro yang sudah dijanjikan sejauh ini, yang merupakan sebagian kecil dari apa yang telah dialokasikan oleh beberapa sekutu lainnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya