Berita

Pendiri Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago/Net

Politik

Pilpres 2024 "Lapangan Datar", Anies Diingatkan Jangan Salah Pilih Cawapres

KAMIS, 06 OKTOBER 2022 | 14:21 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesempatan yang diberikan Partai Nasdem kepada Anies Baswedan untuk memilih calon wakil presidennya sendiri, usai didapuk menjadi calon presiden tahun politik 2024, diharapkan bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Pendiri Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago berpendapat, kewenangan yang diberikan Nasdem kepada capresnya, Anies Baswedan, erat kaitannya dengan kondisi politik Pilpres 2024 yang tak lagi memiliki incumbent atau petahana.

"Anies juga diberikan keleluasaan oleh Nasdem untuk mencari pasangan cawapres yang ideal, bagaimana pun karena pilpres 2024 lapangan datar artinya tidak ada capres incumbent," ujar Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Kamis (6/10).


Dengan demikian, Pangi memandang sosok cawapres menjadi faktor kunci yang sangat menentukan peta Pilpres 2024, utamanya bagi sang capres dan parpol pengusung utama.

"Salah mengandeng cawapres, kartu mati dan bunuh diri politik," sambungnya berpendapat.

Sejauh ini, yang dilihat Pangi, parpol masih belum mendapat racikan elektoral capres-cawapres yang pas, sehingga masih sangat kompetitif dan dinamis.

"Tidak ada capres yang leading tanpa tanding elektabilitasnya," tuturnya.

Akan tetapi dengan dimumkannya Anies sebagai capres yang diusung Partai Nasdem, Pangi melihat setidaknya publik sudah punya gambaran sementara peta koalisi serta kemungkinan pasangan calon yang akan maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Dan juga bakal ada yang mengalami 'patahan', makin mengerucut mendekati injury time atau lastminute batas pendaftaran pencalonan capres/cawapres," demikian Pangi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Seriuskah Kemdiktisaintek Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:22

Anggota Dewan Etik Golkar Diduga Terlibat Dugaan Penipuan Miliaran

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:11

Membangun Kemandirian Energi Desa Melalui Penguatan Kapasitas Local Hero

Selasa, 11 Agustus 2026 | 00:05

Pertamina Perkuat Kemitraan Strategis Lewat SRM Summit 2026

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:31

Kerja Sama KSPSI-UT Perluas Kesempatan Pekerja Raih Pendidikan Tinggi

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:17

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PTPN IV PalmCo Fasilitasi APRC 2026, Perputaran Ekonomi Masyarakat Meningkat

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:58

Isu Wamenhan Baru Jangan Terjebak Kepentingan Bisnis dan Korporasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:55

Paroki Kraksaan Menanti Kejelasan

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:32

Pramono-Erick Thohir Godok Persiapan FIFA ASEAN Cup di Jakarta

Senin, 10 Agustus 2026 | 22:24

Selengkapnya