Berita

Pengemudi becak motor (bentor) di Polewali Mandar dukung Firli Bahuri ikut Pilpres 2024/Ist

Politik

Ramai di Obrolan Warung Kopi, Pengemudi Bentor Dukung Pencapresan Firli Bahuri

RABU, 05 OKTOBER 2022 | 08:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pengemudi becak motor (bentor) dan ojek pangkalan di wilayah Pasar Campalagian, Polewali Mandar, mendorong Firli Bahuri maju pada Pilpres 2024.

Mereka menilai Ketua KPK itu jadi satu-satunya tokoh nasional asal desa yang saat ini kinerjanya paling menonjol dan membanggakan.

“Ibarat kata, beliau ini orang desa yang tak lupa jalan pulang. Dikasih jabatan dijalankannya sungguh-sungguh, kami bangga sama beliau,” kata Ketua Komunitas Ojek-Bentor Polewali Mandar, Lukman Ahmad dalam keterangannya, Rabu (5/10).


Menurut Lukman, cara Firli memimpin KPK menunjukkan karakter orang desa sejati. Ia menyebut purnawirawan polisi bintang tiga itu pemberani serta teguh pada prinsip yang diyakini.

Firli, kata dia, tak pernah gentar apalagi mundur menghadapi setiap serangan yang menerpa dirinya. Justru, Firli mampu membayar lunas serangan itu dengan kinerja KPK yang dinilai memuaskan.

“Berani karena benar, itulah orang desa dan ini dijalani Pak Firli, siapa pun yang coba-coba korupsi ditangkapnya, tak urus mau bupati, gubernur, menteri, hakim ditangkap semua,” ungkapnya.

Lukman tak memungkiri saat ini banyak orang desa, khususnya dari daerah luar Jawa, yang jadi pejabat di tingkat nasional. Di antara mereka, ada yang menduduki kursi eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.

Namun sejauh pengamatannya, baru sosok Firli yang dianggap fenomenal serta layak untuk didukung maju sebagai presiden. “Obrolan di pasar di warung-warung cuma Pak Firli,” tegasnya.

Pihaknya pun mengaku terpanggil untuk menyuarakan nama Firli ke pelosok desa-desa. Hal itu dilakukan sebagai bentuk ikhtiar gerakan rakyat bawah yang menginginkan presiden antikorupsi.

“Kami rakyat kecil di desa-desa siap berjuang untuk Pak Firli,” demikian Lukman.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya