Berita

Politisi PDIP Johan Budi/Net

Politik

Peristiwa Kanjuruhan, Johan Budi: Level Manapun Harus Tanggung Jawab

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 14:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan, Malang yang menelan ratusan korban jiwa harus ada pihak yang bertanggungjawab. Jika ditemukan unsur pidana dan diperlukan untuk pencopotan jabatan maka harus dilakukan.

Demikian disampaikan Anggota DPR fraksi PDIP Johan Budi saat jumpa pers di Ruang Fraksi PDIP, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/10).

“Kalau ada yang mengarah ke tindak pidana, ya pidanakan. Kalau ada yang harus bertanggungjawab di level manapun, ya harus dicopot,” kata Johan Budi.


Menurut Anggota Komisi III DPR RI ini, tim investigasi tragedi Kanjuruhan Malang yang dibentuk pemerintah dan stakeholder terkait dan sedang berjalan harus membuahkan hasil yang signifikan.  

“Jangan hanya evaluasi-evaluasi saja. Tapi perlu ada hasil, mana yang salah dalam konteks kemarin,” tegasnya.

Sebab, kata Johan Budi, persoalan yang ada di Malang itu bukan yang pertama kali. Acap kali insiden di dunia sepak bola Tanah Air merenggut nyawa.

“Tiket sepak bola itu tidak bisa ditukar oleh nyawa. satu nyawa pun tidak boleh,” tegas mantan Jurubicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini.

“Kita tidak ingin kejadian di Malang terulang kembali. Kita berharap kejadian di Malang adalah peristiwa yang terakhir,” demikian Johan Budi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya