Berita

Anies Baswedan dan Surya Paloh/Net

Politik

Usung Anies Baswedan Jadi Bacapres, Pengamat: Nasdem Berharap Geser PDIP pada 2024

SENIN, 03 OKTOBER 2022 | 10:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Dengan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden pada Pilpres 2024, Partai Nasdem dinilai menyimpan harapan bisa masuk partai tiga besar. Bahkan bisa di posisi pertama menggeser PDI Perjuangan.

"Tentu saja, melalui Anies, Nasdem berharap masuk partai tiga besar. Bahkan bisa saja di posisi pertama," ujar peneliti senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (3/10).

Akademisi Universitas Ibnu Chaldun ini melanjutkan, Partai Nasdem didirikan pada 2011 dan mulai ikut Pemilu 2014. Dalam debutnya, Nasdem berhasil mendapatkan 8,42 juta suara atau 6,74 persen dari total suara sah nasional.


"Partai ini mampu menempatkan 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Jumlah tersebut porsinya mencapai 6,25 persen dari total 575 anggota DPR RI," jelas Dian.

Selanjutnya pada Pemilu 2019, partai yang dipimpin Surya Paloh ini sukses meraih 12,66 juta suara atau 9,05 persen dari total suara sah nasional. Perolehan suara ini mampu mendongkrak perolehan kursi DPR RI Partai Nasdem menjadi 59 kursi, atau 10,26 persen dari total 575 kursi yang ada pada periode 2019-2024.
 
"Dari angka ini, kita dapat melihat bahwa Nasdem mampu mengkapitalisasi banyak hal. Seperti metafora dari ormas menjadi partai politik. Pada 2014, boleh dibilang bahwa partai besutan Surya Paloh menjadi partai terdepan mendorong Joko Widodo menjadi calon presiden. Dengan tagline Jokowi Presidenku, Nasdem Partaiku. Dan hasilnya bisa dilihat hingga saat ini," jelas Dian.

Melalui pencapresan Anies Baswedan di Pilpres 2024 nanti, sambung Dian, Nasdem tentu berharap agar mimpi indah pada 2014-2019 dapat terulang.
 
Di mana, benang merah dari kedua pencalonan itu adalah Nasdem menggunakan format elektoral. Siapa presiden yang masuk tiga besar akan akan mereka dukung dan usung. Di mana pada Pilres 2014-2019, Jokowi selalu top 3. Begitupula dengan Anies Baswedan.
 
"Terlepas dari cerita manis pilpres di atas, ada persoalan besar yang menjadi pekerjaan rumah Nasdem. Yakni, Nasdem selalu mengambil tokoh dari luar partai. Mereka belum mampu mendorong tokoh internal Nasdem," pungkas Dian.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya