Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

Salah Pilih Topik, Kritikan AHY ke Rezim Jokowi seperti Bunuh Diri Politik

SELASA, 27 SEPTEMBER 2022 | 18:58 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Isu pembangunan infrastruktur yang dipilih Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat menyentil rezim pemerintahan Joko Widodo dinilai keliru.

Menurut pengamat politik Adi Prayitno, pemilihan topik AHY yang disampaikan dalam pidato Rapimnas Demokrat itu justru akan menjadi serangan balik bagi kubu pemerintahan Jokowi.

"Kalau perbandingan infrastruktur, saya kira dalam beberapa kesempatan isu itu semacam bunuh diri politik," kata Adi kepada wartawan, Selasa (27/9).


Baginya, pembangunan infrastruktur era Jokowi dan era sang ayah, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak tepat bila dibandingkan. Sebab jika dihitung, pembangunan saat ini terlihat lebih massif.

"Problemnya yang ditusuk itu jauh lebih perkasa, lebih kuat. Jadi ketika diserang balik, dia tidak bisa menjawab apa pun," lanjutnya.

Oleh karenanya, wajar jika publik merespons kritikan AHY tersebut dengan menantang balik dan adu data. Jika tidak mengungkap data riil, maka sama saja sebagai blunder politik.

"Ketika klaim-klaim dan tuduhannya itu tidak bisa diukur, itu justru blunder dan jadi serangan balik yang tidak bisa dibantah," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya