Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Politik

Ketua MUI: Kabar Delegasi Indonesia ke Israel Disebar untuk Rusak Kepercayaan Palestina

RABU, 21 SEPTEMBER 2022 | 20:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Indonesia dilaporkan mengirim delegasi ke Israel untuk menggelar pertemuan rahasia. Laporan yang, tersebar dalam pemberitaan media lokal tidak lepas dari kepentingan Israel dalam merusak konsistensi Indonesia dalam membela Palestina.

Dikatakan Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim, kabar tersebut sengaja disebar untuk merusak kepercayaan rakyat Indonesia.

"Ada kepentingan kuat Israel melalui media, untuk merusak kepercayaan masyarakat dan bangsa Palestina terhadap Indonesia," ujar Sudarnoto dalam keterangannya, Rabu (21/9).


Melalui media massa, kata dia, Israel dengan sengaja telah mengusik komitmen pemerintah dan bangsa Indonesia untuk memperjuangkan kedaulatan dan kemerdekaan bangsa Palestina.

Media Israel, lanjutnya, telah dengan sengaja memberikan ruang kepada tokoh dan kelompok masyarakat pro zionis Israel untuk terus melakukan berbagai upaya melemahkan semangat pembelaan kepada rakyat dan bangsa Palestina.

"Dan juga membuka satu babak baru, yaitu hubungan dan kerjasama diplomatik yang lebih produktif Indonesia-Israel," katanya.

Pada sisi lain, Sudarnoto mengapresiasi sikap tegas Kementerian Luar Negeri RI yang menyatakan bahwa Indonesia tidak akan pernah membuka hubungan diplomatik selama Israel masih menjajah Palestina.

"MUI menyampaikan respek, Kementerian Luar Negeri RI yang tetap dengan tegas menyatakan untuk tidak akan pernah membuka hubungan dan kerjasama diplomatik sepanjang Israel masih terus melakukan penjajahan dan berbagai kejahatan terhadap rakyat dan bangsa Palestina," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya