Berita

Kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Gerakan Pemuda Kabah (GPK)/Ist

Politik

Gerakan Pemuda Kabah Batal Gelar MLB, Pengurus Wilayah Minta DPP PPP Periksa Panitia Penyelenggara

SENIN, 19 SEPTEMBER 2022 | 21:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kegiatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Gerakan Pemuda Kabah (GPK) yang berlangsung di Menara Hotel Paninsula, Jalan S.Parman, Slipi, Jakarta Barat, berujung kekecewaan dari pimpinan pengurus wilayah yang hadir.

Usai Rapimnas I GPK yang dibuka langsung oleh Arsul Sani selaku Wakil Ketua Umum PPP pada 16 September 2022, telah menetapkan dua keputusan yaitu mengesahkan Imam Fauzan Amir Uskara sebagai Plt Ketua Umum PP GPK, dan menetapkan jadwal Muktamar Luar Biasa (MLB) untuk memilih Ketua Umum PP GPK definitif.

MLB dijadwalkan pada tanggal 17 September 2022, dimulai jam 20.00 WIB yakni 1x24 jam setelah ditetapkan dalam Rapimnas I GPK.


Kekecewaan itu muncul, ketika sampai waktu pelaksanaan MLB, nyatanya urung digelar. Hal ini, menyusul ruangan acara dikunci oleh pengelola hotel atas instruksi oknum panitia pelaksana.

Ketua PW GPK Kalimantan Barat yang ditunjuk sebagai Jurubicara perwakilan PW GPK se-Indonesia, Ircham Chandra menegaskan, marwah GPK yang merupakan sayap partai PPP tertua dari badan otonom (banom) lainnya ternodai dari peristiwa ini.

"Bagaimana keadaan ini bisa terjadi, kami para peserta dari berbagai daerah seakan tidak dianggap, padahal kita sudah ikut di arena Rapimnas I," kata Ircham dalam keterangannya, Senin (19/9).

Dia menjelaskan, seluruh peserta Rapimnas I GPK sudah siap menggelar MLB. Bahkan kabarnya, MLB itu sudah mendapat dukungan dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono.

"Namun saat para peserta MLB dari seluruh PW GPK se-Indonesia sudah bersiap MLB, ternyata para peserta tidak bisa memasuki arena tersebut lantaran pintunya dikunci pihak hotel atas arahan oknum panitia," katanya.

Dia pun berharap, ada penyelidikan terhadap panitia Rapimnas I GPK oleh DPP PPP untuk menjaga marwah dari organiasi.

"Kami meminta hal ini diusut tuntas oleh DPP PPP agar oknum ini jangan sampai menghalangi kegiatan MLB GPK," tegasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya