Berita

Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Demokrat/RMOL

Politik

Ungkit Insinuasi Soal BLT, AHY: Dulu Dihina, Sekarang Dilanjutkan

KAMIS, 15 SEPTEMBER 2022 | 16:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Bantuan langsung tunai (BLT) yang digagas pada masa pemerintahan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono menjadi bahan sindiran pihak oposisi yang justru saat ini dijiplak mereka yang berkuasa.

Hal tersebut diungkit Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurthi Yudhoyono, saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Kamis siang (15/9).

"Dulu di hina-hina BLT kita, 'apa itu BLT hanya untuk menghambur-hanburkan uang negara?' Dibilang kita tak punya cara lain. Padahal itu lah cara yang bijak sana untuk membantu rakyat miskin. Betul?," ujar AHY menyeru kepada kader-kadernya yang hadir di Rapimnas.


AHY menjelaskan, pada saat ayahnya memimpin Indonesia, pemerintahan kala itu memiliki visi 4 pilar pembangunan, di mana salah satunya adalah Pro-Poor, atau pada intinya membantu rakyat miskin untuk sejahtera.

"Makanya ada BLT bukan untuk menghambur-hamburkan uang," sambungnya menegaskan.

Karena itu, putra sulung SBY ini tak ambil pusing jika program BLT justru kini diadopsi penerapannya oleh rezim Presiden Joko Widodo.

"Sekarang, BLT? It's oke, sesuatu yang bagus kalau dilanjutjan kan enggak apa-apa. Enggak usah malu-malu juga," tandas AHY menyinggung.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya