Berita

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid/Ist

Olahraga

Digelar di Jakarta, Yenny Wahid Ajak Masyarakat Dukung Atlet Indonesia dalam Turnamen Panjat Tebing Dunia

SABTU, 10 SEPTEMBER 2022 | 21:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) bersiap menjadi tuan rumah turnamen panjat tebing dunia oleh International Sport Climbing (IFSC). Turnamen tersebut rencananya akan digelar di Sudirman Center Business District (SCBD), Jakarta, pada 22-24 September 2022.

Ketua Umum FPTI, Yenny Wahid mengatakan, turnamen dunia panjat tebing IFSC rutin dilaksanakan tiap tahun. Kali ini, Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah karena dinilai mampu melaksanakan event kelas dunia tersebut dan memiliki atlet yang mampu menorehkan prestasi di kancah internasional.

Dalam perhelatan akbar tersebut, tercatat 27 negara akan mengirimkan para atletnya untuk berlaga di Indonesia.


Sementara Indonesia, menurunkan sedikitnya 42 atlet yang terdiri dari 22 atlet speed dan 20 atlet lead. Mereka terdiri dari kategori speed putra 12 orang dan putri 10 orang, sedangkan kategori lead 10 putra dan 10 putri.

"IFSC percaya Indonesia dan FPTI mampu menjadi tuan rumah event internasional, kami memiliki kapasitas dan pengalaman dalam menyiapkan event olahraga dunia," ujar Yenny Wahid dalam jumpa pers di Restoran Batik Kuring, Jakarta, Sabtu (10/9).

Selain menjadi tuan rumah, Yenny berharap Indonesia mampu menjadi raja di rumah sendiri lantaran rekam jejak atlet Indonesia di turnamen dunia cukup menjanjikan.

Menurut Yenny, pada tahun 2021, atlet nasional panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, mencetak rekor dunia saat bertanding pada kompetisi internasional, IFSC Boulder World Cup 2021 di Kota Salt Lake, Amerika Serikat.

Veddriq Leonardo mencetak rekor tersebut pada babak final, ketika dirinya bersaing dengan sesama atlet panjat tebing Indonesia, Kiromal Katibin. Pada babak final, Veddriq Leonardo mencatatkan waktu 5,208 detik dan dinobatkan sebagai juara kategori men's speed pada IFSC Boulder World Cup 2021.

Sedangkan pada tahun 2022, Kiromal Katibin mencetak rekor dunia atas namanya sendiri saat berlaga pada kompetisi internasional, IFSC World Cup 2022 di Chamonix, Perancis dengan torehan waktu 5,00 detik. Sementara, di ajang The World Games di Birmingham, AS, Indonesia berhasil menyapu bersih emas dan perak pada kategori men’s speed.

"Prestasi gemilang ini diraih oleh Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin," kata Yenny.

Oleh karena itu, Yenny mengajak seluruh warga Indonesia untuk hadir dan menyaksikan ajang bergensi turnamen panjat tebing dunia ini sembari memberikan dukungan maksimal untuk para atlet nasional Indonesia yang akan berjuang pada turnamen kali ini.

Tentunya, lanjut Yenny, kehadiran supporter akan menjadi tambahan tenaga untuk para atlet agak mampu memberikan hasil terbaik untuk Indonesia.

"Cara nonton gratis, tinggal datang. Namun jangan lupa sudah vaksin boster dan mengikuti standar pencegahan dan penularan Covid 19," demikian Yenny Wahid.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Warga Gembira TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Selasa, 11 Agustus 2026 | 06:10

UPDATE

Rakornas BEM KSI Bawa Misi Besar

Jumat, 21 Agustus 2026 | 20:08

BNPB Catat 8 Provinsi Terjadi Karhutla Selama 2 Hari, Wilayah IKN Jadi Prioritas

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:52

Menkop Dorong Anak Muda Malang Bentuk Koperasi untuk Perkuat Usaha

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:51

Gus Yaqut Seret Pemerintah Arab Saudi demi Bantah Dakwaan KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:48

Kinerja Menhut Atasi Karhutla Dipertanyakan, Hukum Cuma Tajam ke Bawah?

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:34

BRI Group Kelola Ekosistem Emas 153 Ton melalui Ekosistem Ultra Mikro

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:23

Belajar dari Kehancuran Harappa

Jumat, 21 Agustus 2026 | 19:09

Pertarungan Para King Maker dan Super-Konektor Belakang Layar Pilpres 2029

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:29

Petinggi PT Pakuwon Jati Diperiksa KPK

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:28

Semua Elemen Masyarakat Harus Jaga Jakarta Tetap Kondusif

Jumat, 21 Agustus 2026 | 18:05

Selengkapnya