Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Ada Framing yang Berupaya Menyerang Anies di Saat Publik Memujanya

JUMAT, 09 SEPTEMBER 2022 | 22:53 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Munculnya gambar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat hadir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah pemberitaan media massa cetak nasional berjudul “Korupsi Bukan Lagi Kejahatan Luar Biasa” menyisakan tanda tanya.

Rasa heran itu, karena berita tersebut mengulas soal pembebasan bersyarat bagi 23 koruptor. Sementara Anies, hadir di KPK untuk dimintai keterangan seputar ajang balapan Formula E.

Pengamat politik Rocky Gerung menengarai, ada upaya untuk menyerang citra Anies Baswedan yang sedang panen pujian publik di balik munculnya gambar pada berita itu.


"Anies ada di dalam suasana jadi publik outcray, publik itu mengelu-elukan Anies," ujarnya dalam video yang dia unggah di kanal Youtube Rocky gerung Official, Jumat (9/9).

Rocky menyebutkan, pemberitaan itu dikhawatirkan akan menjadi menguatnya kembali Islamofobia di mana Anies dikenal dekat dengan kalangan Islam.

Sehingga, lanjutnya, kemudian muncul gambar Anies yang digambarkan seolah-olah bagian dari koruptor yang dibebaskan pemerintah.

"Jadi seluruh rasionalitas kita, kita surprise, kita tekan karena takut diucapkan Islamophobia itu," katanya.

"Tetapi, apa yang ditekan tiba-tiba muncul tanpa sadar. Lalu muncul foto Anies itu yang seolah-olah bagian dari 35 koruptor. Kan begitu cara melihatnya," imbuhnya.

Rocky pun berharap ada permintaan maaf dari redaksi media cetak tersebut kepada Anies Baswedan dan pembacanya atas insinuasi yang dilakukan.

"Itu harusnya minta maaf dulu sebelum bikin tulisan lain. Karena itu tetap insinuasi," tandasnya.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya