Berita

Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin, saat ditemui di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thmarin, Jakrta Pusat, Jumat (2/9)/RMOL:

Politik

3 DOB Papua Ikut Pemilu 2024, KPU Sampaikan Rambu-rambu Pelaksanaan Tahapan

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2022 | 21:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penambahan daerah pemilihan (dapil) dalam pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang dikarenakan ada 3 daerah otonomi baru (DOB) di Papua, dipastkan tidak menggangu tahapan yang telah berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Mochammad Afifuddin, saat ditemui di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Jalan MH Thmarin, Jakrta Pusat, Jumat (2/9).

"Mestinya enggak (mengganggu tahapan Pemilu Serentak 2024 yang telah berjalan)," ujar Afifuddin.


Sosok yang kerap disapa Afif ini menjelaskan, dalam proses penyusunan instrumen hukum pelaksanaan pemilu di 3 DOB Papua telah disampaikan oleh pimpinan KPU RI soal masa tahapan yang tengah berjalan dan antisipasi terhadap penetapan dapil di 3 DOB Papua.

"Kami kan menjelaskan rambu-rambunya tahapan, mengusulkan, dan lain-lain," sambung Afif menjelaskan.

Maka dari itu, mantan Anggota Bawaaslu RI ini meminta agar pemangku kebijakan yang berhak menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) untuk bijaksana menyusun aturan,agar tidak terjadi tabrakan tahapan Pemilu Serentak 2024.

"Harapan kami (bisa) saling supportlah. Yang pasti pemerintah istilahnya, untuk menjalankan (pemilu di) DOB dengan perppu. Ini kan bagian dari menerjemahkan hal-hal yang sudah diatur dalam UU," kata Afif.

"Seperti misalnya jumlah kursi di DPRD provinsi, di dpr ri, yang itu belum tergambar di lampiran daerah-daerah baru tersebut," demikian Afif.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya