Berita

Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais/Net

Politik

Amien Rais: Kasus Ferdy Sambo Ruwet, Mbundet, dan Njlimet, Hanya Pak Jokowi yang Bisa Jadi Solusi

JUMAT, 02 SEPTEMBER 2022 | 17:01 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Hanya Presiden Joko Widodo yang bisa menjadi solusi atas kekacauan yang terjadi di tubuh Polri setelah adanya kasus pembunuhan yang dilakukan oleh mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan mencuatnya diagram atau skema berjudul "Kaisar Sambo dan Konsorsium 303" yang beredar di masyarakat luas.

Hal itu diyakini dan disampaikan oleh Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais dalam video yang diunggah di akun Twitter-nya @realAmienRais pada Jumat siang (2/9).

"Saya terus mengamati perkembangan dari hari ke hari kasus Ferdy Sambo Kadiv Propam Polri yang nampak makin ruwet, mbundet, dan njelimet,” ujar Amien seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Jumat sore (2/9).


Sudah menjelang dua bulan terhitung 11 Juli kata Amien, kasus skandal kriminal dan moral dalam tubuh Polri belum menemukan jalan keluar.

Padahal, masyarakat berharap adanya jalan keluar yang tidak boleh menciderai rasa keadilan, baik rasa keadilan bagi keluarga korban, dan juga rasa keadilan publik.

"Secara resmi, skandal moral dan kriminal Ferdy Sambo sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, tapi justru masyarakat luas sudah tidak percaya apapun hasilnya," kata Amien.

Masyarakat kata politisi senior ini, seperti sudah mengambil sikap apriori atau pengetahuan yang ada sebelum bertemu dengan pengalaman, padahal sikap apriori kata Anies, tidaklah sehat.

"Pertanyaan, mengapa masyarakat sampai bersikap apriori? Saya yakin, cuma Pak Jokowi, sekali lagi, hanya Pak Jokowi yang dapat menjadi solusi. Mengapa? Karena memang hanya beliau, berdasarkan UU 2/2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, ini sebagai dasarnya," jelas Amien.

Selain itu, mantan Ketua Umum (Ketum) Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan bahwa setelah diagram atau skema berjudul "Kaisar Sambo dan Konsorsium 303" beredar di masyarakat luas, menjadikan masyarakat semakin geram dan marah setelah melihat betapa luas dan dalamnya kebobrokan polisi.

"Mafia besar sudah menguasai Markas Besar Polri. Mafia jahanam itu melindungi judi online dan offline, serta bisnis ilegal prostitusi, sparepart palsu, pertambangan ilegal, miras dan kokain, penyelundupan solar, minyak goreng, dan lain-lain," terang Amien.

Amien yakin, Presiden Jokowi sudah memiliki banyak informasi tentang kebusukan dan kebobrokan para petinggi Polri. Sehingga, jika Jokowi memiliki moral dan politik yang kuat, pasti bisa diberesin.

"Bila saya jadi presiden, saya akan langsung memimpin pemberantasan korupsi. Itu yang dikatakan dan dijanjikan Pak Jokowi sekian tahun yang silam. Di titik paling penting inilah saya harapkan, Pak Jokowi bisa menjadi solusi, bukan malah menjadi problem," pungkas Amien.

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya