Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

Ketua KPU Sudah Bicarakan dengan Jokowi Percepat Pilkada 2024

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 21:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Usulan mempercepat waktu pencoblsan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024 telah disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI kepada Presiden Joko Widodo.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU RI, Hasyim Asyari, saat menjadi pembicara dalam diskusi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bertajuk "Menyongsong Pemilu 2024: Kesiapan, Antisipasi dan Proyeksi", yang digelar virtual, Kamis (25/8).

"Kami pada saat audiensi dengan Presiden (Jokowi) berbincang soal ini (Pilkada 2024 dipercepat)," ujar Hasyim.


Hasyim mengungkapkan, KPU RI menyampaikan usulan waktu pencoblosan Pilkada Serentak 2024, kepada Jokowi, dua bulan lebih awal dari yang telah ditetapkan di dalam Pasal 201 UU 7/2017 tentang Pemilu, dimana seharusnya berlangsung pada November 2024.

"Kira-kira kemungkinannya yang paling rasional atau memungkinkan, the most possible, kita akan ajukan supaya coblosannya September (2024)," paparnya.

Lebih lanjut, Hasyim menuturkan alasan KPU RI menggagas jadwal pencoblosan Pilkada Serentak 2024 dimajukan pada September 2024, yakni karena prinsip keserentakan seharusnya pelantikan pejabat di tingkat pusat dan daerah dilakukan pada tahun yang sama.

"Oleh karena itu, dalam persepsi publik politik, Pilkada 2024 harusnya sampai pelantikannya. Kalau pencoblosan November 2024, untuk mencapai keserentakan pelantikan di Desember 2024 kok agak susah," demikian Hasyim menambahkan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya