Berita

Anies Baswedan dan Puan Maharani/Net

Politik

Direktur PPI: Potensi Koalisi PDIP-Nasdem Diuji Peluang Puan Berpasangan dengan Anies di Pilpres

KAMIS, 25 AGUSTUS 2022 | 11:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Potensi terbentuknya koalisi antara PDI Perjuangan dengan Partai Nasdem diprediksi akan terwujud.

Prediksi tersebut disampaikan Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (25/8).

Adi menjelaskan, Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang menemui Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh adalah salah satu tandanya.


"Janjian ketemu semacam ini langkah maju dari ketegangan yang selama ini terjadi. Tak mungkin bisa bertemu jika chemestry-nya masih tegang," ujar Adi.

Dosen ilmu politik di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini melihat, kedua partai ini ingin meredam gejolak liar publik yang selalu menghadap-hadapkan PDIP dengan Nasdem.

"Jangankan dengan NasDem, dengan Gerindra yang jelas rival utama dua kali pilpres PDIP masih bisa memaafkan, saling berangkulan," tuturnya.

Pencermatan Adi, PDIP yang dipimpin oleh Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri memiliki karakateristik yang merangkul semua kalangan.

"Politik PDIP itu politik gotong royong. Ke semua partai terbuka kerjasama. Kecuali ke PKS dan Demokrat haram berkoalisi," katanya.

Maka dari itu, Adi menyimpulkan kemungkinan terbentuknya koalisi PDIP-Nasdem cukup besar. Tetapi, hanya satu hal yang akan membuat potensi itu kandas. Utamanya, soal peluang Puan dipasangkan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Tinggal diuji nanti kalau duet Puan-Anies disetujui kedua partai atau tidak. Karena soal capres dan cawapres bukan persoalan mudah. Rumit dan banyak pertimbangan," demikian Adi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya