Berita

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif/Net

Dunia

Kekurangan Uang, PM Pakistan Cari Investasi Asing ke Qatar

SELASA, 23 AGUSTUS 2022 | 16:19 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pakistan sedang gencar mencari investasi asing dan kerjasama perdagangan lantaran kurangnya uang di negara tersebut.

Salah satu upayanya dengan kunjungan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif ke Qatar.

"Saya akan menyoroti peluang investasi yang menarik di berbagai sektor Pakistan, seperti energi terbarukan, ketahanan pangan, pengembangan industri dan infrastruktur, pariwisata, dan perhotelan," kata Sharif, seperti dikutip The Straits Times, Selasa (23/8).


Menurut stafnya, perjalanan Sharif diharapkan dapat membuat Qatar menaruh sahamnya di perusahaan milik negara, seperti Pakistan International Airlines, serta mengelola bandara yang kini tengah merugi.

Di samping itu, Pakistan juga sedang mencari dukungan untuk cadangan devisanya sebesar 2 miliar dolar AS.

Pakistan yang merupakan importir utama gas alam cair (LNG) dari Qatar ini juga berharap untuk bisa mencapai kesepakatan terkait rencana penangguhan pembayaran LNG yang dibeli dengan jangka panjang.
 
Pada Senin (22/8), Pakistan dan Qatar telah menyetujui rancangan perjanjian yang memungkinkan pemerintah untuk menyediakan pasukan untuk keamanan di Piala Dunia yang akan digelar di Qatar pada tahun ini.

Saat ini Pakistan tengah berada dalam gejolak ekonomi dengan krisis neraca pembayaran karena cadangan devisanya telah menurun hingga 7,8 miliar dolar AS.

Cadangannya ini tidak akan cukup untuk melakukan impor selama sebulan, terlebih lagi rupee Pakistan mengalami depresiasi terhadap dolar AS serta inflasi sebesar 24,9 persen yang tercatat pada bulan Juli.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya