Berita

Kanselir Jerman Olaf Scholz/Net

Dunia

Survei: 62 Persen Warga Jerman Tak Puas dengan Kinerja Kanselir Olaf Scholz

SENIN, 22 AGUSTUS 2022 | 14:44 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Lebih dari setengah penduduk Jerman menyatakan ketidakpuasannya dengan hasil kinerja Kanselir Olaf Scholz dan koalisinya yang terdiri dari Partai Sosial Demokrat, Partai Hijau, serta Partai Demokrat Bebas.

Hasil survei yang diterbitkan lembaga sosiologi INSA pada Senin (22/8) menunjukkan hanya 25 persen warga yang puas dengan kinerja Scholz sebagai kanselir. Sementara 62 persen lainnya menyatakan tidak puas, dan ini menjadi rekor kepuasan terendah selama Scholz menjabat.

Dikutip dari The Bild, jika ada pemilihan kanselir secara langsung maka Scholz hanya akan menempati posisi ketiga. Karena  25 persen akan memilih Menteri Ekonomi saat ini Robert Habeck, 19 persen akan memilih pemimpin CDU Friedrich Merz, dan hanya 18 persen yang akan memilih Scholz dari Partai Sosial Demokrat (SPD).


Sementara itu, reputasi partai koalisi yang berkuasa juga terus menurun, dan tercatat hanya 27 persen warga Jerman yang puas, dan 65 persen lainnya tidak.

Keyakinan pada SPD juga menurun dan berada di posisi ketiga, dengan hanya mendapat dukungan dari19 persen responden pemilih. Sementara 28 persen yakin pada CDU, dan 21 persenya Partai Hijau.  

Pemilihan perdana menteri regional di Lower Saxony pada 9 Oktober mendatang akan sangat menentukan bagi Scholz. Jika SPD kehilangan perdana menteri regional Stephan Weil, maka akan sangat berpengaruh bagi partai yang berkuasa.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya