Berita

Menteri Luar Negeri Afghanistan, Amir Khan Muttaqi/Net

Dunia

Taliban Ingin Afghanistan Jadi Jalur Perdagangan India ke Negara-negara Asia

JUMAT, 19 AGUSTUS 2022 | 08:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah resmi menguasai Afghanistan selama satu tahun terakhir, Taliban berupaya menunjukkan sikap pemerintahan yang bersahabat ke negara lain. Satu satunya berupaya menjalin hubungan kerjasama perdagangan dengan India.

Berbicara dalam sebuah acara di Kandahar pada Kamis (18/8), Menteri Luar Negeri Taliban, Amir Khan Muttaqi mengatakan pemerintahannya ingin menjalin hubungan baik dengan semua negara. Sehingga kini dirinya tengah memulai pembicaraan kerjasama dengan beberapa negara tetangga.

“Imarah Islam menginginkan hubungan baik dengan semua negara. Tetapi kami menyadari normalisasi hubungan akan sulit dan membutuhkan waktu yang lama khususnya setelah 20 tahun perang di Afghanistan," ujarnya, seperti dimuat dalam India Today.


Muttaqi mengatakan Taliban ingin Afghanistan menjadi jalur perdagangan India dengan negara-negara Asia, seperti halnya yang telah dilakukan oleh Pakistan.

Menurutnya, Afghanistan dapat mengambil peran kunci dalam membantu India mengangkut barang ke Uzbekistan melalui rute transit Pakistan.

Saat ini Muttaqi tengah berupaya bernegosiasi dengan para pemimpin suku di Kandahar dengan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada mereka karena telah berkumpul selayaknya saudara.

“Kami memiliki banyak hari penting dalam sejarah. Tapi syukurlah bahwa hari ini kami mengumpulkan orang-orang dari berbagai suku di aula ini seperti saudara," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya