Berita

Wakil Presiden RI KH Maruf Amin/Net

Politik

Wapres Ajak Elemen Bangsa Lepas Ego Kelompok agar Bisa Penuhi Panggilan Negara

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 16:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Regulasi yang dikeluarkan para pemangku kebijakan harus mengedepankan asas keadian serta ditopang dengan fungsi penjaga ketertiban. Konstitusi harus menjadi panduan bagi Indonesia untuk membangun sistem yang lebih kuat usai hantaman pandemi Covid-19 yang dipenuhi spirit kemuliaan dan kebaikan.

Begitu imbauan Wakil Presiden RI KH Maruf Amin dalam pidatonya di hari peringatan Konstitusi, Gedung Nusantara IV, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (18/8)

“Cermat menyerap aspirasi rakyat, mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi/golongan, serta berbuat adil terhadap sesama anak bangsa,” katanya.


Maruf meminta agar seluruh elemen bangsa mampu melepaskan ego personal dan kelompoknya untuk dapat membangun sistem dan konstitusi yang kuat dalam berbangsa dan bernegara.

"Kita harus bisa melepaskan ego personal, atau ananiyah fardiyah. Kita juga harus melepaskan ego kelompok ananiyah daifiyah supaya bisa memenuhi panggilan tanah air, bangsa, dan negara. Kita bersyukur diberikan Allah anugerah sumber daya alam yang besar dan banyak, bahkan banyak yang tidak dimiliki oleh negara lain,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya