Berita

Perdana Menteri India, Narendra Modi ketika berbicara di Majelis Umum PBB/Net

Dunia

Dukung Penuh Perlindungan HAM, India Donasikan Rp 5,9 Miliar ke PBB

KAMIS, 18 AGUSTUS 2022 | 13:58 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

India membuktikan komitmennya terhadap perlindungan hak asasi manusia dengan mendonasikan dana senilai Rp 5,9 miliar ke Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Lewat cuitannya yang dikutip ANI News pada Kamis (18/8), Misi India di PBB mengatakan dana tersebut ditujukan untuk korban penyiksaan, kerjasama teknis dan pelaksanaan Universal Periodic Review (UPR), serta mendukung partisipasi negara-negara kurang berkembang (LDCs) atau Small Island Developing States (SIDs).

Dikatakan, keterlibatan India yang semakin dalam dengan PBB didasarkan pada komitmen terhadap multilateralisme dan dialog sebagai kunci untuk mencapai tujuan bersama dan mengatasi tantangan bersama.


Sebagai salah satu anggota pendiri PBB, India sangat mendukung tujuan dan prinsip-prinsip perserikatan melalui kontribusinya yang signifikan pada pelaksanakan tujuan piagam dan evolusi program badan khusus PBB.

India sangat percaya bahwa PBB dan norma-norma hubungan internasional secara efektif mampu mengatasi tantangan global termasuk pembangunan berkelanjutan, pengentasan kemiskinan, lingkungan, perubahan iklim, pemeliharaan perdamaian, terorisme, pelucutan senjata, HAM, migrasi, kesehatan dan pandemi.

Pada 2007, India memperoleh pujian sebagai negara pertama yang mengerahkan kontingen wanita untuk unit polisi pada misi perdamaian PBB di Liberia.

India juga terkenal dengan kontribusinya pada layanan medis dan tugas-tugas khusus seperti dukungan veteriner serta layanan teknik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya