Berita

Utusan China untuk PBB, Zhang Jun/Net

Dunia

China Desak Dunia Jalin Hubungan dengan Taliban Demi Afghanistan

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 14:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah satu tahun Taliban menguasai Afghanistan, China mendesak masyarakat internasional untuk mulai terlibat dengan kelompok tersebut sebagai upaya dalam mendukung kemajuan Kabul di masa depan.

Seperti dikutip dari Anadolu News, utusan China untuk PBB, Zhang Jun menyoroti pentingnya dunia untuk terlibat dengan pemerintahan baru Afghanistan demi memberi mereka bimbingan dan kepercayaan diri sehingga dapat bergerak maju.

"China memang masih belum mau mengakui Taliban sebagai pemerintah yang sah. Tetapi Beijing tetap menjalin hubungan diplomatik dengan kelompok islam itu," jelasnya.


Zhang juga menyerukan pembebasan dana Afghanistan di AS yang dibekukan bank sentral Washington sesegera mungkin. Menurutnya, tidak ada pembenaran bagi siapa pun untuk membekukan aset milik negara lain.

AS telah menyita dana Afghanistan hampir senilai 9 miliar dolar AS dan mengklaim dana itu digunakan pemerintahan Presiden Joe Biden untuk diberikan pada para korban serangan teror 11 September 2001 dan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Afghanistan.

Perebutan kekuasaan oleh Taliban pada Agustus tahun lalu, telah sangat mengejutkan dunia hingga menyebabkan penarikan pasukan pimpinan AS dari Afghanistan dan meninggalkan kekecauan lainnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya