Berita

Piala Dunia Wanita U-17/Net

Dunia

India Kena Sanksi FIFA, Piala Dunia Wanita U-17 Terancam Batal Digelar

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 13:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA) menjatuhkan sanksi kepada Federasi Sepakbola India (AIFF) dengan alasan keterlibatan pihak ketiga dalam kepengurusan yang tidak semestinya.

"Biro Dewan FIFA dengan suara bulat memutuskan untuk menangguhkan Federasi Sepak Bola Seluruh India (AIFF) dengan segera karena pengaruh yang tidak semestinya dari pihak ketiga, yang merupakan pelanggaran serius terhadap Statuta FIFA," begitu pernyataan yang dikeluarkan oleh federasi tersebut pada Selasa (16/8).

FIFA mengatakan penangguhan akan dicabut setelah perintah untuk membentuk komite administrator untuk mengambil alih kekuasaan Komite Eksekutif AIFF telah dicabut, dan administrasi AIFF mendapatkan kembali kendali penuh atas urusan sehari-hari federasi dari pihak ketiga.


Dengan sanksi ini, maka India tidak dapat berpartisipasi dalam seluruh agenda kompetisi sepakbola di bawah naungan FIFA. Gelaran piala dunia sepakbola wanita yang akan dilakukan di India juga terancam batal.
 
"Penangguhan itu berarti Piala Dunia Wanita U-17 FIFA 2022, yang dijadwalkan berlangsung di India pada 11-30 Oktober 2022, saat ini tidak dapat diadakan di India seperti yang direncanakan," tambah pernyataan FIFA, seperti dikutip ANI News.
 
Lebih lanjut, FIFA mengatakan pihaknya sedang menilai langkah selanjutnya sehubungan dengan turnamen yang akan berlangsung dan akan merujuk masalah tersebut ke Biro Dewan jika diperlukan.

FIFA juga terus menjalin kontak dengan Kementerian Urusan Pemuda dan Olahraga India dan berharap hasil yang positif untuk kasus ini agar masih dapat diselesaikan dengan baik.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya