Berita

Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani/Net

Politik

Arsul Sani Jamin Tidak Ada Partai yang Menghalangi PKB-Gerindra Koalisi

SELASA, 16 AGUSTUS 2022 | 09:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tidak ada satupun partai politik yang mau menghalang-halangi partai lain untuk menjalin koalisi. Sebaliknya, partai ingin agar koalisi terus terbentuk agar tercipta iklim demokrasi sehat.

Begitu kata Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani menyikapi pernyataan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang mengaku ada pihak yang sedang coba halangin partainya berkoalisi dengan Gerindra.

"Tanya sama Cak Imin siapa yang menghalangi dia. Yang jelas, kalau partai lain tidak ada yang menghalangi. Bahkan saya yakin itu menyambut positif,” kata Arsul di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Senin (15/8).


Menurutnya, dengan adanya koalisi partai politik, maka akan tercipta iklim demokrasi yang sehat. Masyarakat akan dapat menentukan pilihannya untuk memilih partai politik mana yang akan dipilih untuk menghadapi pertarungan politik di 2024 mendatang.

Selain itu, dengan munculnya koalisi partai politik yang beragam, isu polarisasi di tengah masyarakat akan dapat diminimalisir karena bursa calon presiden dan wakil presiden akan lebih dari dua kandidat.

"Kenapa, karena kalau kita bicara internal partai kebanyakan, tidak semuanya ya tapi mayoritas itu inginnya lebih dari 2 pasang,” terangnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menambahkan, jika pada Pemilu 2024 hanya dua calon presiden yang muncul, maka tidak menutup kemungkinan polarisasi yang terjadi 2019 akan terulang kembali.

"Karena ruangnya tercipta. Ruang tercipta itu apa, ya karena kontestannya hanya 2 aja,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya