Berita

Helikopter Chinook/Net

Dunia

Batal Beli Mi-17 Rusia, Filipina Pilih Helikopter Chinook Buatan AS

SENIN, 15 AGUSTUS 2022 | 17:19 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah membatalkan kesepakatan pembelian 16 unit helikopter angkut militer Mi-17 Rusia, Filipina berencana membeli helikopter Chinook angkat berat dari Amerika Serikat (AS).

Akhir bulan lalu, Filipina mengumumkan kesepakatan senilai 227 juta dolar AS untuk Mi-17 Rusia telah dibatalkan pada Juni 2022.

Duta Besar Filipina untuk AS, Jose Manuel Romualdez mengatakan pembatalan kontrak dengan Moskow dipicu oleh invasi Rusia ke Ukraina yang mendatangkan sanksi dari AS dan negara Barat lainnya.


Alih-alih, Romualdez mengatakan helikopter Chinook dari AS akan dijadikan pengganti untuk difungsikan sebagai mobilitas pasukan militer serta upaya tanggap bencana di Filipina.

"Manila dan Washington telah sepakat untuk membeli helikoper Chinook dengan harga yang sama ketika membeli Mi-17 milik Rusia. Kesepakatan ini juga kemungkinan akan mencakup pemeliharaan, layanan dan suku cadang," jelasnya, seperti dikutip Reuters, Senin (15/8).

Saat ini Filipina dilaporkan telah melakukan diskusi dengan Rusia untuk mengembalikan uang muka senilai 38 juta dolar AS atas kesepakatan pembelian Mi-17.

Militer Filipina tengah melakukan modernisasi alutsista yang sudah ketinggalan zaman, termasuk kapal perang dari Perang Dunia Kedua dan helikopter yang digunakan oleh AS dalam Perang Vietnam.

Selain kesepakatan militer, Filipina juga menginginkan peningkatan kerjasama ekonomi dengan AS, termasuk di bidang manufaktur, infrastruktur digital dan energi bersih, termasuk tenaga nuklir modular.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya