Berita

Taliban/Net

Dunia

India Kirim Dubes ke Afghanistan, Taliban Sambut dengan Tangan Terbuka

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 21:09 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Setelah sempat menarik perwakilan diplomatiknya di Afghanistan pasca pengambilalihan Taliban, India kini kembali mengirimkan duta besarnya untuk Kabul.

Seperti dikutip dari The Week News pada Minggu (14/8), Kementerian Luar Negeri Afghanistan di bawah rezim Taliban menyambut baik kehadiran diplomatik India dan berjanji akan menjamin keamanan misi India di Kabul.

Dalam keterangan persnya pada Sabtu (13/8), kementerian mengatakan kehadiran diplomatik India di Afghanistan bertujuan untuk menyelesaikan proyek kerjasama yang sempat tertunda dan juga untuk memulai yang baru.


"Pemerintah Afghanistan berharap bahwa peningkatan perwakilan diplomatik dan pengiriman diplomat akan memperkuat hubungan Afghanistan-India yang mengarah pada penyelesaian proyek yang belum selesai oleh India dan dimulainya proyek vital baru," kata kementerian.

Seperti banyak negara lainnya, India telah memulangkan pejabat kedutaan setelah Taliban merebut kekuasaan pada Agustus tahun lalu menyusul kekhawatiran atas keamanan mereka.

Namun sejak Juni lalu, India mulai membangun kembali kehadiran diplomatiknya di Kabul dengan mengerahkan tim teknis di kedutaan besarnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, India juga memasok beberapa kiriman bantuan kemanusiaan ke Afghanistan.  India telah mengajukan untuk memberikan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Afghanistan untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung di negara itu.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya