Berita

Tiga Jet Tempur Rafale Prancis/Net

Dunia

Tiga Jet Tempur Rafale Prancis Singgah di India Selama Transmisi Jarak Jauh Indo-Pasifik

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 11:33 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kontingen Angkatan Udara dan Antariksa Prancis dengan tiga jet tempur Rafale melakukan persinggahan strategis di pangkalan Angkatan Udara India (IAF) Tamil Nadu sebagai bagian dari operasi militer besar-besaran di Samudra Pasifik.

Seperti dikutip dari The India Times, Kontingen Prancis mendapatkan jamuan dan pengisian bahan bakar di Pangkalan Sulur India pada 10 dan 11 Agustus untuk mendukung pelaksanaan misi Pegase 22 yang menerbangkan jet jarak jauh Prancis ke Kaledonia Baru.

"Tahap pertama misi ini bertujuan untuk menunjukkan proyeksi kekuatan udara jarak jauh dengan mengerahkan kontingen Angkatan Udara dari Prancis metropolitan ke wilayah Prancis Kaledonia Baru di Samudra Pasifik dalam waktu kurang dari 72 jam. Untuk mencapai transmisi 16.600 km,kontingen Angkatan Udara melakukan persinggahan teknis di India," ungkap laporan tersebut.


Menurut pengamat Prancis, bantuan Angkatan Udara India kepada pasukan Prancis mencerminkan penerapan perjanjian dukungan logistik timbal balik yang ditandatangani oleh Prancis dan India pada tahun 2018 untuk memperkuat kerja sama militer mereka.

"Operasi tersebut menunjukkan tingkat saling percaya dan interoperabilitas yang tinggi antara Angkatan Udara Prancis dan India, yang semakin didorong oleh fakta bahwa kedua Angkatan Udara sekarang menerbangkan jet Rafale,” jelasnya.

Duta Besar Prancis Emmanuel Lenain, memuji peran IAF sebagai mitra startegis terdepan di Asia dalam operasi yang sukses dan menyatakan misi Pegase 22 yang ambisius menunjukkan komitmen negaranya untuk menjaga keamanan kawasan dan mitranya.

"Mission Pegase 22 adalah demonstrasi kuat dari kapasitas udara Prancis di Indo-Pasifik. Misi tersebut membuktikan bahwa situasi keamanan di Eropa tidak mengurangi komitmen Prancis dan Eropa untuk menjaga keamanan di Indo-Pasifik," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya