Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

FDA: Perlu Tiga Kali Tes Antigen Berkala untuk Orang Tanpa Gejala

MINGGU, 14 AGUSTUS 2022 | 07:09 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat mengeluarkan rekomendasi baru terkait tes Covid-19 bagi orang tanpa gejala.

Mereka yang tidak memiliki gejala dianjurkan untuk melakukan setidaknya tiga kali tes antigen Covid-19 di rumah, yang masing-masing berjarak 48 jam, untuk mengurangi kemungkinan kehilangan infeksi.

Pedoman baru ini didasarkan pada hasil studi baru yang dipimpin oleh para peneliti di University of Massachusetts Chan Medical School.


Studi yang belum dipublikasikan dalam jurnal ilmiah ini berfokus pada 154 orang yang dites positif terkena virus menggunakan tes PCR antara Oktober dan Februari.

Ditemukan bahwa di antara orang yang bergejala, dua tes yang dilakukan secara terpisah selama 48 jam mendeteksi 93 persen infeksi.

Tetapi pola pengujian yang sama pada orang tanpa gejala mendeteksi hanya 63 persen infeksi. Ketika orang tanpa gejala mengambil tiga kali tes setiap dua hari terpisah, tes menangkap sekitar 79 persen infeksi.

“Kami memberikan bukti berbasis data tentang cara menguji saat menggunakan tes antigen cepat,” kata asisten profesor di UMass Chan Medical School, Dr Apurv Soni.

Menurut studi, virus membutuhkan waktu dua hari untuk dapat terdeteksi, dan terkadang butuh enam hari untuk tumbuh.

Para ahli telah lama mencatat bahwa tes antigen cepat kurang sensitif daripada tes PCR, karena tes ini dirancang untuk digunakan secara serial dan kemungkinan besar mereka baru mendeteksi virus Covid ketika orang menggunakannya berulang kali selama beberapa hari.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya