Berita

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Pembangkit Nuklir Zaporizhzhia Jadi Target Serangan, Zelensky Desak Dunia Kecam Rusia

JUMAT, 12 AGUSTUS 2022 | 18:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengecam serangan Rusia di sekitar pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia karena mengancam keamanan seluruh dunia.

Dalam pernyataannya pada Kamis (11/8), Zelensky mendesak agar dunia bereaksi atas serangan yang dilakukan oleh Rusia.

"Semua orang di dunia harus segera bereaksi untuk mengusir penjajah dari wilayah pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia. Ini adalah kepentingan global, bukan hanya kebutuhan Ukraina,” tegasnya, seperti dikutip VOA News.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menekankan fasilitas nuklir tidak boleh digunakan sebagai bagian dari operasi militer apa pun. Tetapi, dalam keadaan mendesak diperlukan kesepakatan zona demiliterisasi untuk memastikan keamanan daerah tersebut.

Kepala nuklir PBB Rafael Grossi mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa aktivitas militer di sekitar Zaporizhzhia sangat mengkhawatirkan.

Lebih lanjut, Grossi meminta kedua negara segera mengizinkan para ahli nuklir untuk menilai kerusakan serta mengevaluasi keselamatan dan keamanan di kompleks tersebut.

Menurut Badan Energi Atom Ukraina, kompleks nuklir Zaporizhzhia telah dihantam sebanyak lima kali pada Kamis (11/8), termasuk di dekat tempat penyimpanan bahan radioaktif.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya