Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky Tolak Dialog Jika Rusia Lanjutkan Referendum di Wilayah Pendudukan

SENIN, 08 AGUSTUS 2022 | 12:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengancam akan mengesampingkan pembicaraan dengan Rusia atau pun sekutu-sekutunya jika Moscow tetap mengadakan referendum di wilayah pendudukan.

Dalam pidatonya pada Minggu (7/8), Zelensky menegaskan Ukraina akan terus berpegang teguh pada posisinya untuk tidak melepaskan wilayah apa pun ke Rusia. Ia juga menekankan akan menutup akses perundingan jika upaya referendum itu terus digalakan.

"Jika penjajah melanjutkan jalan pseudo-referendums, maka mereka akan menutup sendiri setiap kesempatan pembicaraan dengan Ukraina dan dunia luar, yang jelas akan dibutuhkan pihak Rusia di beberapa titik," kata Zelensky seperti dikutip India Today.


Rusia dan Ukraina beberapa kali mengadakan pembicaraan sejak pasukan Mowscow melancarkan invasi ke Ukraina pada Februari lalu. Namun hanya sedikit kemajuan yang dicapai dan belum ada lagi pertemuan baru sejak akhir bulan Maret.

Sementara itu, pasukan Rusia telah menguasai sebagian besar wilayah Kherson, Ukraina selatan. Mereka juga menggelar referendum untuk menggabungkan wilayah jajahan dengan Rusia yang diadakan dalam beberapa minggu atau bulan mendatang.

Pada tahun 2014, proksi Rusia berhasil merebut sebagian wilayah Donbas dan mengadakan referendum kemerdekaan kemudian memproklamirkan status republik rakyat di wilayah Luhansk dan Donetsk.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya