Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Nusantara

Kebijakan Poros Maritim Jokowi Dianggap Wujudkan Pemerataan Ekonomi

MINGGU, 07 AGUSTUS 2022 | 21:43 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kebijakan poros maritim Presiden Joko Widodo (Jokowi) menimbulkan dampak positif nyata bagi masyarakat. Melalui program tol laut akses perdagangan semakin mudah melancarkan perputaran roda ekonomi masyarakat.

Wakil Rektor Universitas Khairun (Unkhair) Dr. Suratman Sujud menyampaikan keberadaan Program Strategis Nasional Tol Laut Jokowi menciptakan beragam kebermanfaatan. Membuat mobilitas jalur perdagangan kian mudah dijangkau.

Imbas daripada itu, lanjut dia, juga menciptakan perbedaan harga pangan yang sekarang relatif terkendali. Sehingga dengan begitu semakin meringankan beban kehidupan masyarakat sehari-hari.


"Dari segi perdagangan barang masuk keluar itu bisa kemudian dijangkau. Menyebabkan bisa standarisasi harga relatif variasinya tidak ada perbedaan yang sangat jauh," kata Suratman, di Ternate, Maluku Utara.

Lebih lanjut dia menambahkan adanya tol laut Jokowi sangat membantu ekonomi masyarakat terutama di wilayah Timur Indonesia.  Menjadikan harga yang diterima masyarakat menjadi tidak melonjak mahal.

"(Kalau di Maluku Utara) seperti di wilayah-wilayah Halmahera saat ini juga banyak sekali yang dijangkau," ucap Suratman.

Berdasarkan data dari Kementerian Perdagangan mencatatkan sebanyak 30 persen masyarakat merasakan penurunan harga barang dari setiap trayek yang menjadi jalur Tol Laut era Pemerintahan Presiden Jokowi.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya